Kepala BNN Menegaskan Eksekusi Hukuman Mati Buat Gembong Narkoba Harus Didukung

Komjen Pol. Drs. Anang Iskandar

Komjen Pol. Anang Iskandar

Advertisements

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar menegaskan eksekusi hukuman mati buat gembong narkoba harus didukung. Ia berpendapat eksekusi mati tidak lama-lama agar memberikan efek jera bagi gembong narkoba.

“Ya kita mendukung, eksekusi mati ini ya kan karena ini situasional melahirkan masalah. Kepastian hukum itu dengan eksekusi hukuman mati,” kata Anang di sela-sela acara Rakornas BNN di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2015).

Namun, Anang berharap eksekusi mati agar tidak terlalu lama pasca putusan hakim. Menurutnya, pasca putusan harus segera dilakukan eksekusi agar benar-benar efektif menimbulkan efek jera.

“Supaya ada efek jera, eksekusi mati itu jangan lama-lama. Yang namanya efektif itu adalah namanya efek jera. Dan, kalau ada ingin efek jera, secara periodik itu tetap dilakukan,” sebut mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu.

Mengenai keberatan sejumlah negara seperti pemerintah Australia karena dua warga negaranya tinggal menunggu waktu untuk dieksekusi mati, Anang menjelaskan eksekusi mati ini adalah proses hukum di Indonesia yang mesti dihormati. “Eksekusi mati itu karena proses akhir dari segi hukuman itu. Otomatis kalau dieksekusi mati itu proses hukum sudah selesai,” tuturnya.

Seperti diketahui, setelah mengeksekusi mati lima warga negara asing dan satu warga negara Indonesia, Kejaksaan Agung akan kembali mengeksekusi sejumlah gembong narkoba. Dua di antaranya adalah gembong penyelundup narkoba yang terkenal dengan jaringan Bali Nine dari Australia yaitu Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

((hat/aan/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*