Kerajaan Kelantan Apresiasi Program Bedah Rumah Pemko Padang

IMG_3379

PADANG,PADANGTODAY.COM – Exco Kerajaan Kelantan, Malaysia, YB Mumtaz Binti Muhammad Nawi mengapresiasi program bedah rumah di Kota Padang. Hal ini disampaikannya pada saat peresmian bedah rumah milik Trisna Yulita di RT 2, RW 10, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (21/3).
“Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan. Di segi keutamaan, bantuan kepada ibu dengan delapan anak tanpa suami ini merupakan sasaran yang tepat,” katanya.
Bantuan bagi Trisna Yulita ini berasal dari Alumni SMP 15 Angkatan ’91 serta Alumni SMA 7 Angkatan ’94. Tidak hanya itu, Exco Kerajaan Kelantan juga ikut membantu dalam program bedah rumah ini.
“Saya melihat alumni sekolah di sini ikut membantu dan ini merupakan fastabiqul khairat (berlomba-lomba untuk kebaikan di jalan Allah SWT),” tambah YB Mumtaz Binti Muhammad Nawi.
YB Mumtaz Binti Muhammad Nawi juga ikut berempati dengan apa yang dirasakan Trisna Yulita. Menghidupi delapan anak tanpa suami. “Sebagai wanita saya tentu merasakan bagaimana sulitnya membesarkan anak tanpa suami, semoga infak kami barakah, perjalanan kami ke Padang juga barakah. Semoga menjadi berkah bagi negara kami dan masyarakat di sini,” sebutnya.
Pada hari itu, Exco Kerajaan Malaysia bersama YB Mumtaz Binti Muhammad Nawi memang sedang melakukan kunjungan ke Padang. Kunjungan itu bertajuk “Lawatan Resmi Guru dan Pelajar PPWK Terbaik Senarai Kumpulan Negeri Kelantan”. Setelah mendarat di Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM), rombongan langsung menuju lokasi bedah rumah di Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah.
Sementara Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo mengapresasi yang dilakukan rombongan tamu dari Kelantan itu. “Kita senang, tamu kita dari Kelantan juga ikut berpartisipasi, ini luar biasa dan dan mahal nilainya karena dapat memperkuat persatuan dan kesatuan,” kata Walikota.
Menurut Mahyeldi, bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan tidak begitu sulit dilakukan di Padang. Bahkan tidak menemui hambatan. “Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan terimakasih kepada alumni SMP 15 angkatan ’91 serta alumni SMA 7 angkatan ’94. Mudah-mudahan ini diikuti pula oleh alumni angkatan lain, karena masih banyak rumah tak layak huni di Kota Padang,” tuturnya.
Penerima bedah rumah, Trisna Yulita merupakan ibu dari delapan anak. Wanita yang akrab disapa Ayu ini sudah ditinggal suami sejak awal 2015 lalu karena menderita sakit. Saat ini Ayu bekerja menghidupi anak-anaknya dengan berjualan ketupat sayur dan kue kering. “Terimakasih kepada teman-teman yang sudah membantu,” ujarnya lirih.
Ayu mengaku, dengan bantuan bedah rumah ini dirinya tak lagi mengontrak rumah. Selama ini biaya hidup juga banyak tersedot ke biaya kontrak rumah yang berusaha ia kumpulkan setiap waktu. “Dengan bantuan ini kami tidak ngontrak rumah lagi,” sebutnya sambil meneteskan air mata.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas