Kerjasama dengan STP Sahid Jakarta, Payakumbuh Tingkatkan Potensi Lahirkan SDM Pariwisata

Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar bersama Ketua STP Sahid Jakarta, Ir. Kusmayadi, MM, didampingi beberapa SKPD, Senin, (30/5).

Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar bersama Ketua STP Sahid Jakarta, Ir. Kusmayadi, MM, didampingi beberapa SKPD, Senin, (30/5).

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta. Kedua pihak sepakat untuk memajukan pendidikan  kepariwisataan kota peraih Adipura ini. Minimnya sumber daya manusia (SDM) di bidang kepariwisataan seakan dijawab Kota Payakumbuh, serta menjadi pilot project dalam melahirkan SDM pariwisata Sumatera Barat ke depan.

Penandatangan kesepakan bersama antara Pemko Payakumbuh dengan STP Sahid Jakarta itu, ditandatangani Walikota H. Riza Falepi, setelah diparaf Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar  dan Ketua STP Sahid Jakarta, Ir. Kusmayadi, MM,  dalam acara di aula SMKN 3 Payakumbuh, Senin (30/5).

Sekitar seratusan wali murid dari siswa SMKN 3, para kepala sekolah, ikut dihadirkan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman dimaksud. Juga hadir Kepala Bappeda H. Rida Ananda, Kadisdik H. Hasan Basri Sy, Kadisparpora Syahnadel Khairi, dua Staf Ahli Walikota Hj. Ruslayetti, Edvidel, serta sejumlah pejabat eseloan II dan III lainnya.

Dalam acara tersebut,  dari pihak STP Sahid Jakarta ikut hadir sejumlah petinggi  Yayasan Sahid Jaya 1977, seperti Direktur Eksekutif Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE dan Deputi Direktur Eksekutif Bidang Pengembangan Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya, Dr. Yohanes Sulisyadi, SP, M.Pd.

Pihak STP Sahid akan memberikan beasiswa kepada pelajar berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah tinggi tersebut untuk melahirkan tenaga yang profesional di bidang pendidikan kepariwisataan. Selain itu, Yayasan Sahid Jaya 1977, juga membuka peluang bagi pelajar di Payakumbuh, terutama sisawa SMKN 3 untuk magang di seluruh perusahaan yang berada di bawah yayasan.

Ketua STP Sahid Jakarta, Kusmayadi, menyampaikan bagi pelajar yang magang di STP Sahid termasuk di Hotel Sahid Jaya Jakarta, akan diberikan sertifikat yang diakui seluruh hotel berbintang di negara-negara ASEAN. Terhadap pelajar yang punya sertifikat dari Yayasan Sahid Jaya, dikatakan akan mudah mendapatkan kesempatan kerja di negara ASEAN seperti yang dimaksud.

“Kemudian, bagi tamatan program D4 di STP Sahid, sebutnya, terutama yang punya kemampuan berbahasa Inggris yang baik, berpeluang besar bekerja di Jepang, Korea, Mekah dan Jeddah Saudi Arabia. Bahkan, saat ini Hotel Pulman Jedah, butuh 40 orang tenaga terampil, untuk bekerja di hotel tersebut. Sebuah peluang yang sangat menjanjikan bagi anak nagari di Payakumbuh,” ungkap Kusmayadi.

Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar dan Direktur Eksekutif Yayasan Sahid Jaya, Prof. Kohar Sulistyadi, saat memberi sambutan usai menandatangani Mou, mengatakan, Payakumbuh akan menjadi pilot project dalam melahirkan SDM pariwisata di Sumatera Barat.

“Kami pihak Sahid Jaya punya tanggung jawab moral melahirkan SDM yang profesional di bidang pariwisata ini. Apalagi, pihak yayasan sudah berjanji dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, jauh hari sebelumnya,” sebut profesor Kohar.

Menurut Wakil Walikota Suwandel Muchtar, kesempatan berharga ini harus disambut baik. Bagi setiap wali murid dan warga kota, ini merupakan kesempatan mendorong putra-putrinya untuk melanjutkan pendidikan di STP Jakarta. Mereka yang bekerja di perhotelan, dikatakan, sosok yang benar-benar amanah dan punya kejujuran yang tinggi. Mereka adalah insan yang dekat dengan Allah.

Di antara pasal yang diatur dalam nota kesepahaman, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM di Payakumbuh, pihak STP Sahid Jakarta melaksanakan program beasiswa pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan SDM.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi yang dihubungi, membenarkan,  Pemko fokus untuk meningkatkan pendidikan dibidang kepariwisataan itu. Oleh karenanya, tahun depan, penganggaran untuk pendidikan dimaksud akan lebih ditingkatkan, termasuk dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang siap pakai, serta menjalani pelatihan di STP Sahid Jakarta.

“Saya sudah ingatkan Bappeda atau tim anggaran Pemda, agar mengatur pembiayaannya pada APBD 2017,” tegas Walikota Riza Falepi.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*