Ketua FKS: Merubah Budaya Dan Perilaku Masyarakat Padang Pariaman Dengan Cara Melibatkan Dan Menjadikan Mereka Sebagai Objek Pelaku Pembangunan

Rahmat-Sulaiman

Padangpariaman, PADANGTODAY.com-Merubah budaya dan prilaku masyarakat Padangpariaman ke arah lebih baik, harus dimulai dari dalam atau dikenal dengan pembangunan secara partisipasif, dengan menjadikan dan menempatkan mereka ‘masyarakat’ sebagai objek atau pelaku pembangunan, jelas Ketua Forum Kabupaten Sehat Padangpariaman, Rahmat Tuangku Sulaiman, Rabu 26/08/2015 di IKK Parit.

Menurutnya, masyarakat Padang Pariaman dikenal dengan budaya cimooh, kebiasaanya melihat sesuatu itu dimulai dari sikap antipati, melemahkan sebuah ide baru atau mematahkan, jelas Tunagku Sulaiman. Apalagi masyarakat Padangpariaman yang tinggal disepanjang pesisir pantai susah untuk merobah pradigma lama ke pradigma yang baru. Artinya Sebagai masyarakat pantai, mereka punya suara yang keras dan tidak suka diajari atau didikte. Bahkan kata elit politik Sumbar, jika ingin menaklukan masyarakat Sumatera Barat, “taklukan” dan “kuasai” dulu masyarakat Padang Pariaman. Begitu kuat dan kentalnya budaya Padang Pariaman.

“untuk merobah budaya dan prilaku rang Padangpariaman harus dilakukan perobahan dari dalam atau dikenal dengan pembangunan secara partisipatif, dengan menjadikan dan menempatkan mereka (masyarakat) sebagai subjek atau pelaku pembangunan,”ungkapnya.
Dewasa ini Padangpariaman, jelas tuangku, sudah melakukan program terobosan yaitu Program Padang Pariaman Sehat (PaPa Sehat) dan sudah dicanangkan langsung oleh menteri kesehatan RI pada tanggal 20 Februari 2015 dan dituangkan dalam peraturan bupati Padang Pariaman Nomor 15 tahun 2015. “Program terobosan ini menggeser paradigma pelayanan kesehatan dari sebelumnya didatangai, sekarang mendatangi masyarakat, menanyakan kondisi kesehatan masyarakat dan memfasilitasi pencarian solusi pengobatannya,ungkapnya.

Maka menjadi strategis kehadiran Forum Kabupaten Sehat (FKS) sebagai wadah masyarakat dalam pembangunan kesehatan tersebut. Menggeser paradigma dari sebelumnya hanya berobat atau mengobati menjadi mencegah munculnya penyakit. Kehadiran FKS menyepakati dan mengkampanyekan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati,terangnya.

Setelah dianalisis secara mendalam, lanjut tuangku, ternyata penyebab munculnya penyakit itu adalah bermula dari pola dan prilaku hidup yang tidak bersih dan sehat.

Kemudian, tercapainya kondisi kabupaten yang aman, nyaman dan sehat bagi warganya melalui upaya peningkatan kualitas lingkungan fisik, sosial dan budaya secara optimal sehingga dapat mendukung peningkatan produktifitas dan perekonomian wilayahnya.
Ia menambahkan, program yang dilakukan oleh forum lebih penekanannya kepada gerakan bersama sesuai dengan motto daerah Padang Pariaman Saiyo Sakato, maka dengan saiyo sakato, saayun salangkah maka akan terwujud masyarakat Padang Pariaman yang sehat, paparnya.

Gerakan yang dilakukan oleh FKS Kabupetan Padang Pariaman adalah sebagai berikut :
1. GEMAS : Gerakan Masyarakat Ambil Sampah
2. GEMAR CTPS : Gerakan Masyarakat Cuci Tangan Pakai Sabun
3. SUMARAK PHBS : Satuan Masyarakat Penggerak Prilaku Hidup Bersih dan Sehat
4. Program Jumat Bersih, Sabtu Hijau dan Minggu Sehat

Gerakan bersama yang lahir dari masyarakat yang difasilitasi oleh FKS bersama pemerintah daerah dengan melibatkan segala fihak dalam gerakan tersebut diharapkan bisa mewujudkan masyarakat Padang Pariaman Sehat.
Langkah-langkah yang dilakukan :

• Penataan Kelembagaan Kabupaten Sehat di Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Nagari
• Pembagian tugas Forum Kabupaten Sehat, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dan Pokja Nagari Sehat
• Melakukan koordinasi dengan Tim Pembina
• Melakukan komunikasi, sosialisasi dan advokasi.
• Melakukan pemetaan kawasan binaan potensial.
• Inventarisir potensi kekuatan ekonomi melalui pola padat karya/Pemberdayaan Masyarakat
• Menjalin kerjasama yang searah dengan seluruh stakeholder (Eksekutif, Legislatif maupun Masyarakat).

Akhirnya melalui FKS ini, masyarakat bisa menjadi dokter terhadap diri sendiri, berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan sekitar serta berprilaku hidup bersih dan sehat. Semoga. tandasnya.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas