Ketua Kontingen Porprov Kota Padangpanjang Lepas kontngen

Penyerahan Bendera kepada ketua kontingen oleh ketua KONI.

Penyerahan Bendera kepada ketua kontingen oleh ketua KONI.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Meskipun akan membela dan memperjuangkan nama harum Kota Padangpanjang dipentas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-13 di Kabupaten Dharmasraya pada 17 hingga 26 Desember mendatang, tetapi kepastian duta olahraga tersebut akan menerima bonus atas prestasi mereka masih menunggu keputusan dari DPRD Kota Padangpanjang pada pengesahan APBD Tahun 2015 kota setempat.

Wali Kota Padangpanjang Selaku Ketua Kontingen Porprov Kota Padangpanjang seusai pelepasan kontingen, Selasa kemarin mengatakan, Pemerintah Kota Padangpanjang akan memberikan bonus kepada atlet peraih medali emas sebesar Rp.20 juta, tetapi untuk medali Perak dan Perunggu masih menunggu hasil pembahasan anggaran untuk tahun 2015.

“Kita baru bisa menjanjikan untuk medali emas, untuk medali lainnya kita masih menunggu alokasi anggaran. Dimana, hingga saat ini kita belum mengetahui berapa alokasi anggaran untuk pemberian bonus nantinya, kita masih menunggu keputusan dari TAPD dan persetujuan DPRD,” kata Hendri Arnis.

Disebutkan Hendri Arnis, Pemerintah Kota Padangpanjang pada pelaksanaan Porprov kali ini memang tidak menargetkan perolehan medali kepada atlet dan pengurus cabor dan hanya meminta atlet untuk berjuang maksimal membela nama Padangpanjang.

“Jangan sampai ada atlet yang bermain curang dan membuat kesalahan yang akan menjelekan nama Kota Padangpanjang dan kepada atlet diminta untuk tetap menjalan sholat dan amal ibadah selama mengikuti rangkaian kegiatan Porprov,” kata Hendri Arnis.

Pada kesempatan itu, Hendri Arnis juga meminta kepada seluruh masyarakat Padangpanjang untuk mendoakan dan memberikan dukungan kepada atlet yang akan menuju medan laga membela nama Padangpanjang.

Sementara itu, PlT. Ketua KONI Kota Padangpanjang Nusirwan DN dalam laporan menyampaikan, pada pelaksanaan Porprov ke-13 Kontingen Kota Padangpanjang akan mengikuti pertandingan 23 cabang olahraga. Dengan kekuatan yang terdiri dari 346 orang atlit, 50 orang Pelatih dan 61 orang Offisial, dengan total keseluruhan kontingen sebanyak 457 orang. Jumlah itu juga ditambah dengan tim kesehatan 12 orang, Leasson offiser 5 orang, Tim Masage 5 orang, Petugas Pembantu Umum dan Humas serta sopir, dengan jumlah total keseluruhan

sebanyak 515 orang.

Nusirwan juga menyampaikan, hari Minggu sebelum pelepasan juga sudah ada tiga cabor yang berangkat lebih dahulu ke Dharmasraya. Begitupun pada Senin kemarin, juga berangkat 6 cabor lagi.

“Mari kita iringi para atlit kita dengan doa dan kita juga mengajak seluruh masyarakat terutama sekali para SKPD di Kota Padangpanjang, untuk ikut pula mendampingi para atlit kita ber laga di medan juang. Karena mereka adalah untuk menjaga marwah Kota Padangpanjang Kotaku Kebanggaanku,” kata Nusirwan DN.

Pengurus KONI Tidak Kebagian Atribut Kontingen

Pada pelepasan kontingen Kota Padangpanjang, Selasa kemarin, ada beberapa pemandangan menarik yang terlihat di halaman Balaikota Padangpanjang, sebagai lokasi pelepasan Atlit Kontingen daerah berjuluk Serambi Mekah itu.

Dimana, Ketua dan beberapa pengurus KONI Kota Padangpanjang hanya menggunakan seragam KONI dan seragam biasa, tidak menggunakan atribut kontingen seperti yang dikenakan oleh seluruh atlet dan pengurus cabor. Wali Kota Padangpanjang yang juga ketua kontingen juga melihat pemandangan menarik, dimana ada sepatu atlet dan jilbab yang dikenakan atlit perempuan tidak sama dengan yang digunakan oleh atlit lainnya.

Selain pengurus KONI, wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar, Unsur Muspida serta Kepala SKPD yang menghadiri kegiatan tersebut juga tidak menggunakan atribut kontingen, seperti pelepasan kontingen pada tahun-tahun sebelumnya.

“Jangankan Wartawan, kami pengurus KONI saja tidak kebagian atribut kontingen. Karena jumlah atribut yang disediakan sebanyak 500 paket, tidak sesuai dengan jumlah kontingen sebanyak 515 orang, belum lagi untuk Unsur Muspida dan Kepala SKPD serta wartawan yang biasanya kebagian jatah atribut kontingen,” kata Ketua KONI setempat Nusirwan DN yang hanya mengenakan kemeja KONI Kota Padangpanjang.

Hal serupa juga diakui oleh beberapa orang kepala SKPD yang berbincang disela-sela pelepasan kontingen, mereka memang tidak lagi menerima atribut kontingen seperti yang dilakukan oleh tahun-tahun sebelumnya.

“Kita tidak mengerti mengapa perencanaan tidak sesuai dengan keadaan kekinian, dimana kontingen Kota Padangpanjang kekurangan atribut kontingen,” cetus salah seorang kepala SKPD. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*