Keutamaan dan Keikhlasan Berkurban Oleh Antoni Saputra CRM DDS

 

Antoni Saputra CRM DDS.

Antoni Saputra CRM DDS.

PADANG, PADANGTODAY.com-Sebentar lagi kita kedatangan Hari Raya Idul Adha, dimana di hari itu dan hari tasyrik dilakukan penyembelihan hewan kurban. Jika belum
memutuskan untuk berkurban tahun ini, ada baiknya kembali kita membahas keutamaan kurban pada hari-hari tersebut.

Pertama, kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban yang kita kurbankan. Dari Zaid ibnu Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka
menjawab: “Kalau bulu-bulunya?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]

Kedua, berkurban adalah ciri keislaman seseorang. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat
Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]

Ketiga, ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah. Aisyah ra, mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya kurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan kurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya
darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai kurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib].

Keempat, berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa. “Hari Raya Kurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” [HR. Muslim].

Kelima, berkurban adalah salah satu ibadah yang paling utama. “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” [Qur’an Surat Al Kautsar : 2].

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana dalam Majmu’ Fatawa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan : “Allah Subhanahu wa Ta’ala
memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu shalat dan menyembelih kurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.”

“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162].

Beliau juga menegaskan: “Ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih kurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat…”

Keenam, berkurban adalah sebagian dari syiar agama Islam. “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” [Qur’an Surat Al Hajj : 34].

Terakhir, keutamaan ibadah kurban adalah mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim.

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah
dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini
benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [Qur’an Surat Ash Shaffat : 102 – 107]

Semoga ulasan ini dapat menambah semangat kita untuk dapat berkurban tahun ini. Dompet Dhuafa Singgalang akan selalu siap menebar hewan kurban Anda hingga pelosok nagari. Jangan sampai daging kurban hanya menumpuk di perkotaan saja, masih banyak daerah yang terpencil belum tersentuh oleh pelaksanaan sembelih hewan kurban. Berkurban juga mengandung misi kepedulian terhadap sesama.

Untuk apa punya mobil mewah, rumah mewah, motor mewah dan fasilitas mewah, namun tidak mampu menunaikan ibadah kurban. Apa yang kita banggakan dari kehidupan ini bila kita tidak mampu mengisi kehidupan kita dengan amal ibadah kepada Allah. Menunainkan ibadah kurban adalah bentuk kesyukuran atas kelimpahan nikmat yang Allah berikan kepada kita. “Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan”.

Selamat berkurban 1435 H. (*dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas