Khadafi: TPS Rawan Jadi Perhatian Serius

     Padang-today.com – Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh Muhammad Khadafi menyatakan Tempat Pemungutan Suara rawan menjadi perhatian cukup serius bagi bawaslu.

Dari data dan kajian Bawaslu, TPS titik fokus dianggap potensial rawan nantinya dilakukan pengawasan lebih ekstra.

“Bawaslu juga tidak terfokus pada tps rawan, namun seluruh TPS yang ada Kota Payakumbuh terus diawasi pengawas TPS,”jelas Khadafi.

    Ia menambahkan, indikasi kerawanan TPS paling utama adalah soal praktik politik uang pada hari pencoblosan. Kedua, praktik menghina dan menghasut.

Kemudian, adanya indikasi bahwa petugas KPPS masuk jadi tim kampanye peserta pemilu. Adanya TPS yang letaknya berada di dekat atau posko pemenangan salah satu peserta pemilu, TPS yang dekat dengan rumah sakit, kampus dan lembaga pendidikan lainnya.

    Untuk meminimalisasi adanya politik uang, Bawaslu telah membentuk tim pengawasan antipolitik uang yang berbasis TPS,” jelasnya.

  Khadafi menyebut, lokasi pendirian TPS yang masuk dalam poin indikasi kerawanan, karena ada beberapa didirikan di tempat yang sama. Kerawanan itu disebabkan, pada saat pemungutan suara, banyak masyarakat yang berkumpul.

    “Nanti rawan berbenturan dan pada saat perhitungan suara, itu akan rawan juga karena penghitungan akan memakai pengeras suara. Itu akan bersaut-sautan,”pungkas dia.

    Bawaslu Payakumbuh sudah intruksikan seluruh Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) untuk tidak meninggalkan TPS sampai pelaksanaan penghitungan suara selesai.

“PPL dan pengawas TPS diminta untuk jeli melakukan pengawasan melekat terhadap pelaksanaan pemilu. Terutama, mulai dari pelipatan dan penyortiran surat suara, hingga memasukan dalam kotak suara sampai pendistribusian logistik menuju TPS dan pada hari pencoblosan,”tegas Muhammad Khadafi. (Der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas