Kisah Jusuf Kalla Membantu Korban Bencana Di Jepang

Wakil Presiden Jusuf Kalla pada peringatan puncak Hari Guru Nasional di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Wakil Presiden Jusuf Kalla pada peringatan puncak Hari Guru Nasional di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Advertisements

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Wakil Presiden Jusuf Kalla diundang menghadiri konferensi Persatuan Bangsa-Bangsa bulan ini terkait penanganan bencana yang berlangsung di Jepang. Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki menyampaikan bahwa Kalla diundang menjadi perwakilan Indonesia karena pengalamannya menangani bencana.

Deputi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Bidang Politik Dewi Fortuna Anwar menyampaikan, di Jepang, Kalla akan mengikuti peringatan bencana Fukushima yang melanda Jepang pada Maret 2011. Ketika itu, gempa hebat mengguncang timur laut Jepang disusul tsunami 20 meter yang menyapu kawasan pemukiman pantai. Gempa dan tsunami kemudian menyebabkan kecelakaan besar pada reaktor atom Fukushima.

“Ketika Fukushima itu terjadi, Pak JK dan Bu Mufida berada di Jepang saat itu dan malahan Bu Mufida berada di dekat tenda,” kata Dewi di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin (9/3/2015).

Kalla yang ketika itu menjadi Ketua Palang Merah Indonesia langsung melibatkan diri dalam proses evakuasi korban. Menurut Dewi, Kalla memimpin penyelamatan 600 warga negara Indonesia yang berada di sekitar Fukushima. Politikus Partai Golkar itu pun memiliki ide brilian untuk mengumpulkan WNI dalam waktu dekat.

“Pak JK dengan idenya yang cukup brilian mengirim dua bus ke Fukushima dan satu mobil dengan loudspeaker dan loudspeaker itu menyanyikan lagu-lagu Indonesia, Bengawan Solo dan sebagainya, dan itu dipanggil. Dalam satu hari, 600 itu bisa terkumpul, mereka langsung diselamatkan ke KBRI, ditempatkan di sekolah Indonesia dan mereka langsung dibawa pulang,” tutur Dewi.

Terkait dengan konferensi PBB yang akan dihadiri Kalla di Jepang, Dewi menyampaikan bahwa Kalla akan menceritakan pengalaman Indonesia dalam menangani bencana. Kalla juga akan menceritakan pengalamannya terlibat dalam misi penyelamatan di Jepang. Di samping mengikuti konferensi dan peringatan bencana Fukushima, Kalla akan mengikuti beberapa pertemuan dengan para menteri Jepang.

“Pak Wapres ingin bertemu beberapa menteri, terutama di sektor ekonomi, karena waktu Pesiden sempit. Kalau bisa pertemuan beberapa menteri sekaligus di Jepang, tapi mereka (pihak Jepang) bilang, karena di Jepang tidak mempunyai Menko, jadi tidak begitu mudah mengumpulkan, tapi semoga itu berhasil,” ujar dia.

(ir/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*