Koalisi 50 OK Terbentuk, Siap Majukan Calon ke Pemilu Kada Limapuluh Kota

Penandatanganan Kesepakatan Koalisi Pilkada Koalisi 50 Oke oleh Pimpinan 5 Partai

Penandatanganan Kesepakatan Koalisi Pilkada Koalisi 50 Oke oleh Pimpinan 5 Partai

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Kesepakatan bersama lima partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) terdiri dari PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai NasDem, Jumat (30/1) membubuhkan tandatangan kesepakatan Koalisi Pilkada Limapuluh Kota 2015-2020. Koalisi yang diberi nama Koalisi 50 OK ini ditandatangani oleh masing-masing Ketua Partai dan Sekretarisnya di hadapan Notaris Edy Suriansyah SH MH di Gedung Sagho Bungsu, Tanjung Pati.

“Kesepakatan ini, artinya menguatkan kapal KIH untuk melaju ke Pemilihan Bupati 2015 ini. Sampai hari ini, siapa yang akan kita usung jadi Bupati belum diputuskan bersama. Tapi, pastinya, kita maju secara bersama-sama, kompak, dan demi kepentingan rakyat Limapuluh Kota,” tegas juru bicara Koalisi 50 OK, Ferizal Ridwan yang juga Ketua DPC PKB Limapuluh Kota.

Di depan para kader lima partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat, disepakatinya dan ditandatanganinya Nota Kesepakatan Koalisi 50 OK ini, menjadi jalur mulus penguatan untuk mengusung calon Bupati nantinya.

Sebagai modal, koalisi ini sudah memiliki 8 kursi DPRD. PKB 2 kursi, Hanura 4 kursi dan PDI Perjuangan 2 kursi. Sementara Ketua PDI Perjuangan H Ridha Illahi SPt masih menyebut tentang penguatan demokrasi di podium saat diberikan waktu untuk berpidato, namun, Ketua DPD Hanura Limapuluh Kota Tedy Sutendi sudah optimis menjadi Bupati.

“Kita yakin, jika kita bekerja dan berbuat sungguh-sungguh tak ada yang akan menghalangi. Jika saya nanti jadi Bupati maka hubungan dengan instansi vertikal akan kita pererat. Lihat saja, selama ini, jika ada sidang di DPRD, mana ada pimpinan lembaga vertikal mau datang. Kebanyakan diwakili. Ini bukti, sinergi membangun daerah tidak sinergi!” ujar Tedy Sutendi.

Tedy Sutendi kemudian meminta maaf, sebab pidatonya terlalu berapi-api dan bersemangat. Ke depan, akunya, pembangunan di Limapuluh Kota harus pro rakyat, jangan lagi pro kepentingan dan pro kampung halaman. Tedy menyebut akan menjunjung tinggi Undang-Undang dan aturan tentang Pemilukada sepakat untuk konsisten menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi rakyat dalam rangka perujudan kedaulatan rakyat serta mengakomodir hak- hak demokrasi rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota.

KIH dalam wujud Koalisi 50 OK di Limapuluh Kota, sepakat memenangkan calon Bupatinya secara kolektif dan kolegial. Dalam pandangan Koalisi ini, tidak akan “barangok kalua badan”, akan memakai kader sendiri.

Usai penandatanganan Nota Kesepakatan, tampil Wartawan dan Budyawan, Dr (HC) Awaluddin Ayub, mengusulkan jargon dan yel-yel Koalisi. Suasana jelang berakhirnya pertemuan itu mulai senyap. Yel-yel dikumandangankan, Bupati…! 50 OK…! Semangat peserta pun kian hebat.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas