Kokohkan Peran Kebangsaan, Pemuda Sumbar Bermalam di Masjid dan Turun ke Jalan

Kokohkan Peran Kebangsaan, Pemuda Sumbar Bermalam di Masjid dan Turun ke Jalan

Kokohkan Peran Kebangsaan, Pemuda Sumbar Bermalam di Masjid dan Turun ke Jalan

Kokohkan Peran Kebangsaan, Pemuda Sumbar Bermalam di Masjid dan Turun ke Jalan

Kokohkan Peran Kebangsaan, Pemuda Sumbar Bermalam di Masjid dan Turun ke Jalan

Padang, PADANG-TODAY.com-Untuk mengokohkan peran kebangsaan, Ratusan pemuda Sumbar ikuti Gerakan Subuh Berjamaah Nasional (GSJN) di Mesjid Nurul Ilmi Universitas Andalas 16-17 Februari 2019, disusul dengan kegiatan Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) di CFD jalan Khatib Sulaiman, Padang.

Yusrizal Yasmar, Selaku ketua Komisi A Puskomda FSLDK Sumbar mengatakan, kegiatan GSJN merupakan refleksi terhadap fenomena yang terjadi saat ini. Pemuda adalah salah satu ujung tombak untuk peradaban di masa depan. Oleh karena itu, perlu diadakan kegiatan untuk mengokohkan peran kebangsaan tersebut.

Adapun rangkaian GSJN ialah ceramah agama, membaca Alquran, shalat subuh berjamaah, dan ceramah. Ustad Azka, dalam cermahnya menyampaikan bahwa pemuda adalah adalah tonggak peradaban di masa depan.  Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai seorang pemuda,  yaitu fisik, masa depan, dan orientasi ke depan.

Selain itu, Ustad Azka juga menjelaskan beberapa tips yang dapat dilakukan seorang pemuda dalam perannya memajukan bangsa, yaitu meningkatkan rasa cinta pada negeri, belajar dengan sungguh-sungguh, bertekad menjadi manusia berguna, menggunakan waktu muda dengan kegiatan-kegiatan positif, bersahabat dengan orang yang berfikiran maju, memperbanyak teman dan mengurangi musuh, serta tips lainnya

Setelah kegiatan GSJN, para pemuda tersebut bersiap mengikuti kegiatan Gerakan Menutup Aurat (Gemar). Nuansa merah jambu terlihat saat arak-arakan peserta dari Mesjid Raya Sumbar ke Transmart pada pukul tujuh hingga pukul sepuluh pagi.

Kegiatan yang dimotori FSLDK Sumbar dan ASSALAM Sumbar inipun mendapat respon positif dari masyarakat.

“Menutup aurat adalah penjagaan diri dari perbuatan buruk orang lain dan sebagai kewajiban bagi setiap muslim. Inilah kegiatan yang bagus,” ujar Santi (45) (KomD).(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas