Komaruddin Nilai Putusan PTUN Secara Tidak Langsung Perintahkan Kedua Kubu Partai Golkar Untuk Rekonsiliasi

Kubu Aburizal dan kubu Agung Laksono berfoto seusai mengikuti sidang Mahkamah Partai Golkar, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (25/2/2015).

Kubu Aburizal dan kubu Agung Laksono berfoto seusai mengikuti sidang Mahkamah Partai Golkar, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (25/2/2015).

Cilegon, PADANGTODAY.COM-Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, Ade Komaruddin menilai, putusan Pengadilan Tata Usaha Negara secara tidak langsung telah memerintahkan bagi kedua kubu di Partai Golkar untuk rekonsiliasi. Hal itu disebabkan karena tak ada satu pun kubu yang menang jika dilihat dari putusan itu.

“Putusan itu kan mengembalikan ke kepengurusan 2009 (hasil Munas Riau). Di situlah forum agar kita bersatu,” kata Ade di sela-sela kegiatan Munas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) di Cilegon, Kamis (21/5/2015).

Ade mengatakan, masa bakti kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Riau akan berakhir pada 2015 ini. Oleh sebab itu, satu-satunya jalan untuk mencapai rekonsiliasi itu yakni dengan cara menyelenggarakan munas baru secara bersama-sama.

“(Rekonsiliasi itu) melalui munas saja atas dasar keputusan PTUN. Manfaatkan itu sebaik-baiknya jika memang memiliki niat baik untuk rekonsiliasi,” ujarnya.

Lebih jauh, ia meminta, agar semua pihak menyingkirkan ego masing-masing dengan tidak mengajukan banding atas putusan PTUN. Jika hal itu dilakukan, maka yang dikorbankan adalah kader Partai Golkar yang akan maju saat pilkada nanti.

“Tolong nafsunya direm lah,” ujarnya.

(dp/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas