Komi Akui Tidak Lagi Pengurus Parpol

    Padang-today.com – Komi Chaniago bakal calon  (balo) anggota DPD-RI mengakui sudah mengundurkan sebagai pengurus PBB.

“Ketika sudah mendaftar sebagai balon anggota DPD-RI mengudurkan diri sebagai pengurus partai politik, bukan keluar sebagai anggota parpol,”kata Komi Chaniago di Padang.

    Terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Komi Chaniago menyatakan, jika melihat peraturan perundang-undangan. dikeluarkan mk, kemungkinan banyak penafisan yang belum tepat sebelum keluar PKPU.

Bunyi putusan MK yakni anggota DPD-RI tidak boleh pengurus parpol, Yang disebut anggota DPD-RI adalah sudah mengucapkan sumpah dan janji.

Sementara yang sedang berjalan dalam proses adalah balon, bukan anggota DPD-RI.

“Jadi putusan MK hanya berlaku untuk anggota DPD-RI, bukan untuk balon anggota DPD-RI,”katanya.

Seandainya PKPU ada mengelurkan format bahwa calon anggota DPD tidak boleh anggota parpol sudah jelas.

“Jadi ini tidak ada format dari KPU, bagi balon anggota DPD-RI mundur dari kepengurusan parpol,”tegas Komi Chaniago.

    Ia menambahkan, KPU untuk memberikan format untuk balon anggota DPD-RI masih di kepengurusan parpol.

“Formatnya harus seragam khusus balon anggota DPD-RI masih tercatat sebagai pengurus parpol. Bagaimana teknis pengunduran balon dari dari kepengurusan parpol. Apa formulir yang harus diisikan oleh balon anggota DPD-RI,”ucapnya.

    Sementara itu Izwaryani Komisioner Divisi Teknis KPU Sumbar,menyatakan KPU Sumbar saat ini menunggu petunjuk teknis dari KPU-RI soal balon anggota DPD-RI untuk mundur dari pengurus parpol.

“Mungkin dalam waktu dekat sudah ada keluar petunjuk teknis dari KPU-RI,”katanya.

    Sebelum keluar petunjuk teknis KPU-RI, dihimbau balon anggota DPD-RI untuk secepatnya menyerahkan surat pengunduran diri tidak lagi tercatat kepengurusan parpol.

“Kami ingatkan balon anggota DPD-RI masih pengurus aktif secepatnya menyerahkan surat pengunduran diri,”imbuh Izwaryani.

Ia menambahkan balon anggota DPD-RI jangan sampai terganjal karena surat pengunduran pengurus parpol tidak ada. Tidak itu saja, bila ada balon anggota DPD-RI masih tercatat sebagai Aparatur Sipil negara (ASN) mulai mengurus surat pengunduran diri dari sekarang.

Surat pengunduran diri harus diserahkan pada 13 September 2018, sedangkan ASN sudah memasuki masa pensiun menyerahkan sebelum 13 September 2018.

     Jika SK sudah ada segera masuk jangan tunggu, segera antar ke KPU. “Jangan lama-lama memberikan ke KPU,”tegasnya.

    Sementara itu Wakil Ketua DPW PBB Sumbar, Ramdalel menyatakan, Komi Chanigo bukan lagi tercatat sebagai ketua PBB di Kabupaten Padangpariaman.

“Struktur kepengurusan PBB sudah berubah, Komi Chanigo Ketua PBB Padangpariaman tidak lagi menjabat ketua,,”katanya.

     Dalam situs KPU masih tercatat Komi Chaniago sebagai ketua PBB Padangpariaman, Ramdalel menyatakan, tidak benar masih ada tercatat nama Komi Chanigo  sebagai Ketua PBB Padangapriaman. DPW PBB sudah melaporkan ke KPU soal penggantian Komi sebagai ketua.

“Seharusnya KPU mengupdate lagi data di websitenya, memasukan data baru,”tegasnya.(de)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*