Komisi C DPRD, SMPN 6 Payakumbuh Belum Memiliki Sarana Olahraga

Fitrial Bachri-Ketua Komisi A DPRD Payakumbuh

Fitrial Bachri-Ketua Komisi A DPRD Payakumbuh

Payakumbuh, PADANGTODAY.comSMPN 6 Payakumbuh yang berlokasi di kelurahan Subarang Batuang, kecamatan Payakumhuh Barat, sejak dulu hingga sekarang belum memiliki sarana olahraga. Padahal lokasi sekolah tersebut memiliki lokasi yang sangat luas dibandingkan SLTP lainnya.

 
Kendala tersebut disampaikan kepala sekolah SMPN 6 Payakumbuh Hj. Desfiwati.S.Spd. Msi kepada rombongan komisi C DPRD Kota Payakumbuh, beberapa hari lau di sekolah setempat, ketika rombongan komisi C melakukan kunjungan kerja lapangan, baru-baru ini.
 
Penyampaian Kepsek H. Desfiwati kepada rombongan komisi C itu didampingi Kabid SLTP/SLTA dinas Pendidikan kota Payakumbuh A. H. Agustion. Menurut Desfiwati, pihak sekolah bersama komite sekolah sejak dulu hingga sekarang sangat berkeinginan untuk mengembangkan sekolah seluas 1,2 haktar ini, utamanya sarana olahraga.
 
Kemudian, SMPN 6 juga masih banyak yang harus dibenahi, seperti pembuatan pagar lebih kurang 30 meter lagi. Dengan tidak terpagarnya seluruh pekarangan sekolah mengakibatkan anak-anak sering keluar pada jam pelajaran dan agak sulit melarangnya.
 
Upaya yang kami lakukan supaya anak-anak tidak keluar pada jam pelajaran, kami terpaksa memberdayakan Satpam dan majlis guru untuk piket dan menjaga supaya anak-anak tidak cabut.
 
“Setelah itu, terhadap mobiler juga sudah banyak yang tidak layak pakai begitu terhadap WC dan Mushalla juga kurang bagus. Maka, pada kesempatan ini kami berharap kepada komisi C DPRD Payakumbuh untuk dapat kiranya memprioritas pembangunan ke sekolah kami ini, “harap Desfiwati.
 
Tanpa membuang waktu, rombongan komisi C DPRD yang langsung dipimpin wakil ketua DPRD Suparman dan ketua komisi C Ahmad Zifal, menyebutkan, dalam waktu dekat pihak sekolah harus melaporkan kondisi sekolah kepada dinas Pendidikan.
 
Kami akan merekomendasinya, yang jelas SMPN 6 Payakumbuh, kedepannya harus mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Apalagi, di bidang olahraga dan keterampilan, wajar saja SMPN 6 agak ketinggalan dibidang olahraga, karena tidak memiliki sarana olahraga.
 
“Karena kami telah melihat secara langsung kondisi SMPN 6, kami ikut prihatin, yang jelas kegiatan olaraga harus dibangkitkan, walaupun kepala sekolahnya seorang wanita. Kami yakin, walaupun Kepseknya wanita, apa saja kegiatan kota Payakumbuh, SMPN 6 Payakumbuh bakal naik tangga, “ujar Suparman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*