Komisi III DPRD: Ranperda LLAJ Diduga Masih Berpeluang Pungli

Para Kepsek SLTP dan SLTA se Kota Payakumbuh   dan Ka.PT. Jasa Raharja Bukittinggi Perwakilan Sutarto dan Ketua Organda Amri

Para Kepsek SLTP dan SLTA se Kota Payakumbuh dan Ka.PT. Jasa Raharja Bukittinggi Perwakilan Sutarto dan Ketua Organda Amri

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Setelah melihat dan membaca draf Ranperda LLAJ dan Ranperda retribusi pengujian kendaraan bermotor (Ranmor), yang diajukan dinas terkait dan tim Ranperda Pemko Payakumbuh, diduga masih berpeluang pungutan liar (Pungli). Contohnya, dalam draf tersebut tidak dicantumkam kreterianya.

Hal tersebut disampaikan sebanyak 23 para kepsek SLTP dan SLTA se Kota Payakumbuh, baik negeri maupoun swasta, Rabu (18/3) bertempat di aula kantor DPRD setempat, ketika rapat dengar pendapat membahas Ranperda LLAJ dan pengujian ranmor.

”Kemudian, kata para Kepsek, setelah Ranperda disahkan menjadi Perda, harus berjalan maksimal, jangan lagi mandul. Perda tersebut benar-benar dijanlakan sebagaimana mestinya. Kapan perlu BAB dan pasalnya ditambah dan cantumkan sangsi kurungan bagi pelanggar Perda tersebut,” ujar para Kepsek menyambut hangat lahirnya 9 Ranperda.

Dalam kesempatan itu, ketua Pansus III DPRD Kota Payakumbuh H Maharnis Zul bersama anggotanya, mengucapkan terima kasih atas masukan dari para Kepsek, Organda dan dari pihak PT Jasa Raharja serta undangan lainnya.

Maka dari itulah kami mengundang seluruh stakeholder, sebelum Ranperda tersebut diundangkan. Kita melahirkan produk hukum, diharuskan meminta tanggapan seluruh elemen masyarakat, dan konsultasi ke pusat dan propinsi, serta studi banding kedaerah lain, sebab Perda adalah untuk masyarakat luas.

“Dalam penindakan Perda nantinya, kita sudah membentuk pula tim penegak perda yang tangguh, diantaranya Satpol PP bersama tim 7. Artinya, masyarakat jangan kuatir, jika masyarakat setuju terhadap Ranperda ini menjadi Perda,” ujar Maharnis Zul.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*