Komisi Informasi Sumbar Sosialisasikan UU KIP, Yudilfan Habib: 8 Tahun Baru Disosialisasikan?

Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Sosialisasi Undang-Undang KIP Nomor 14 Tahun 2008 di Gedung Gambir Payakumbuh, Jumat 1 April 2016

Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Sosialisasi Undang-Undang KIP Nomor 14 Tahun 2008 di Gedung Gambir Payakumbuh, Jumat 1 April 2016

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Dua Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat; Yurnaldi dan Sondri menyampaikan sosialisasi UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Gedung Gambir Payakumbuh, Jumat (1/4/2016). Diawali keterangan Sondri bahwa informasi publik kini sudah terbuka luas. Tidak boleh lagi, hal yang menyangkut publik disimpan-simpan datanya.

“Bahwa informasi publik menjadi hak publik. Maka, pemilik informasi publik, aparatur pemerintah yang ditugaskan untuk itu harus bisa membuka ruang informasi itu bagi masyarakat. Maka, masyarakat berhak mengadukan ke Komisi Informasi, jika pemerintah atau pemilik informasi publik menahan-nahan,” ujar Sondri.

Dari Pemko Payakumbuh, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, serta peenyelenggara Yayasan Madani Ostimardi tampil sebagai moderator.

Sementara itu, Yurnaldi menyampaikan bahwa banyak informasi yang masih disimpan atau dipersulit bagi masyarakat untuk mengetahuinya. Simpel saja, Yurnaldi menanyakan ke peserta apakah mengetahui tentang isi APBD 2016 di Kota Payakumbuh? Seluruh peserta menggeleng.

Hadir aktifis, wartawan, akademisi, niniak mamak, siswa, PNS, serta peserta lainnya. Gedung Gambir serasa makin panas, sebab pertanyaan dan ungkapan para peserta bertubi-tubi. Seperti, Yudilfan Habib Dt Monti yang menyoal kenapa harus menunggu 8 tahun baru disosialisasikan UU KIP di Payakumbuh?(dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*