KOMISI XI DPR RI Kunjungi Pelabuhan Teluk Bayur

Padang-today.com – Komisi XI DPR-RI membidangi urusan Keuangan dan Perbankan dalam kunjungan kerjanya nya ke Sumatera Barat untuk melihat pelaksanaan pencapaian tugas-tugas kepabeanan di Sumatera Barat berkesempatan mengunjungi Pelabuhan Teluk Bayur,

    Rombongan Komisi XI DPR RI yang mengunjungi Pelabuhan Teluk Bayur  dipimpin oleh Ir. Achmad Havisz Tohir (F-P.PAN) dengan didampingi oleh Ir. Marwan Cik Asan, MM (F-P.Dmokrat), Marsiaman Saragih (F-PDIP), H. Andi Achmad Dara, SE (F-Golkar), H. Willgo Zainar, SE, MBA (F-P.Gerindra), Ir. H. Harry Poernomo (F-P.Gerindra), Siti Mufattahah, PSI (F-P.Demokrat), H. Jon Erizal, SE, MBA (F-P.PAN), H Refrizal (F-PKS), DRA. Elviana, M.Si (F-PPP), Dr. Narulita Muchtar fF-NASDEM),

    Di Pelabuhan Teluk Bayur Rombongan diterima oleh ARMEN AMIR GM PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur dan jajaran di dermaga Terminal petikemas Teluk Bayur,

    Armen Amir menyambut rombongan dengan bangga dan bersemangat memperlihatkan kepada rombongan Komisi XI DPR RI bahwa pelabuhan yang dipimpinnya sangat bersih dan rapih, bapak dan ibu anggota dewan yang terhormat dapat melihat pelabuhan ini sangat indah dan bersih lihatlah kolam pelabuhan nya airnya sangat bersih dengan warna biru mudanya.

    Armen Amir menambahkan bahwa Pelabuhan ini adalah Pelabuhan Terbesar disisi barat Sumatera, Pelabuhan ini sudah berusia 200 tahun sejak didirikan dulu pada tahun 1818, Pelabuhan ini sangat dicintai oleh warga sumatera barat dan sudah menjadi kebanggaan warganya,

   “Pelabuhan ini sudah kami kelola dengan baik melalui prinsip tata kelola perusahaan yang baik,”ujarnya.

Armen Amir menjelaskan, kontribusi ke negara dari pengelolaan pelabuhan ini yakni melalui pembayaran pajak kepada negara yang meliputi Pajak Penghasilan, PPN Jasa Kepelabuhanan, PBB, PNBP dan Konsesi selama 5 (lima) tahun terakhir slalu mengalami peningkatan.

    Realisasi tahun 2014 sebesar 30,677 M, 2015, 33,122 M, 2016, 34,650 M, 2017, 36,503 M dan 2018 sebesar 53,515 M,

    Kinerja pengelolaan usaha di tahun 2018 juga memperlihatkan hasil yang menggembirakan Laporan Pengelolaan Usaha UN-AUDITED untuk pendapatan usaha tercapai sebesar 249,197 M dari target sebesar 234,420 M, Beban usaha tercapai sebesar 202,121 M dari target sebesar 202,623 M, Laba Usaha tercapai sebesar 47,076 M dari target sebesar 31,797 M

    “Kami semua sangat bersyukur atas pencapaian ini, karena kerja keras selama tahun 2018 ini mendapatkan hasil yang sangat baik dan ini tentu berkat kemudahan dan kelancaran yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’alla,”jelas Armen Amir.

    Dalam layanan kegiatan jasa kepelabuhanan tambah Armen Amir kami banyak dibantu oleh pak Hilman Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Teluk Bayur, segala kemudahan akses dan dukungan kelancaran layanan telah beliau berikan bersama-sama dengan segenap jajaran nya di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Teluk Bayur ini.

    Armen Amir juga dengan bersemangat menyampaikan bahwa PelabuhanTeluk Bayur ini akan ditata nya sehingga akan memiliki 5 (lima) Terminal, yakni Terminal petikemas (sudah tersedia), Terminal Curah Cair, Terminal Khusus Semen, Terminal batu Bara dan Terminal multi Purpose.

    Terminal ini disiapkan sejalan dengan semakin berkembangnya hinterland yang menyediakan komoditas untuk didistribusikan keluar dari Sumatera Barat dan daerah sekitarnya (jambi dan Bengkulu),

    Sumatera Barat kaya sekali dengan hasil buminya termasuk daerah sekitar Sumatera Barat yakni Jambi dan Bengkulu,

    CPO dan Semen sekarang menjadi primadona di Pelabuhan Teluk Bayur disamping karet, cangkang, bungkil dan batu bara serta tumbuhan2 penghasil rempah2 seperti casiavera (kulit manis), gambir, damar, kopi dan cengkeh,

    Pelabuhan ini punya potensi yang besar dan didukung dengan letaknya yang strategis yang langsung menghadap ke samudera india, serta didukung dengan lahan tersedia cukup luas yakni seluas 82,65 HA dan Dermaga sepanjang 1,4 KM dan letak pelabuhan di dalam teluk sehingga memberikan lenyamanan bagi kapal2 yang leluar masuk dari dan ke pelabuhan ini,

     Armen Amir selanjutnya memohon bantuan dan dukungan kepada Komisi XI DPR RI terkait dengan peningkatan ekspor CPO dari Sumatera Barat ke India, india saat ini memberlakukan impor bea masuk yang cukup tinggi terhadap CPO dimaksud, diharapkan pemerintah dapat mbicarakan dengan pemerintah india kiranya impor bea masuk ke india dimaksud dapat diturunkan sehingga volume ekspor CPO dapat meningkat lagi.

    Armen Amir menyampaikan bahwa Pelabuhan Teluk Bayur bersama-sama dengan PANGDAM I/Bukit Barisan, Gubernur Sumbar, Kepala KSOP Teluk Bayur dan para pengusaha CPO, telah menandatangani KOMITMEN BERSAMA Sumatera Barat Menuju Ekspor 5 juta ton CPO per tahun ke pasar dunia, pasar dunia ekspor CPO yang terbesar itu adalah ke India.

    Refrizal legislator senior dari PKS yang berasal dari Sumatera Barat tersebut sangat mengapresiasi kinerja PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur ini,

    “Saya melihat adanya perubahan yang cukup signifikan dari Pelabuhan Teluk Bayur ini, Pelabuhan ini telah tertata dengan baik dan sangat bersih, pencapaian pengelolaan usaha nya yang meningkat pesat tsb termasuk kontribusi ke negara melalui pembayaran pajak yang meningkat selama lima tahun terakhir ini harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi,”pungkasnya.

   Ia menyatakan kepemimpinan Armen Amir yang asli putra daerah kota padang dengan segala pengalaman nya selama ini di Pelindo II telah memperlihatkan hasil yang sangat baik.

“Saya mengenal Armen Amir ini sudah sejak lama sejak yang bersangkutan menjabat Kepala Biro Hukum Pelindo II, dia punya chemistry yang kuat dengan pihak-pihak lain dalam bekerja, apalagi saat ini penugasannya ke Teluk Bayur memiliki arti sendiri yakni rasa kecintaannya untuk membangun kampung halamannya sendiri,”imbuhnya.

   Gaya kepemimpinan Armen Amir yang keras dan tegas serta pengetahuan nya yang sangat luas dalam berbagai regulasi dibidang kepelabuhanan ditopang dengan ketaatan nya kepada hukum yang berlaku, maka menurut saya gaya kepemimpinan seperti ini seharusnya di pertahankan dan dibutuhkan dalam Mengelola industri kepelabuhanan saat ini dan dimasa mendatang.(*rel/dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas