Komisioner KPU Sijunjung Koordinasi dengan Bupati, Lansek Manih Siap Berpesta Demokrasi

Kordinasi KPU Sijunjung dengan Pemkab Sijunjung

Kordinasi KPU Sijunjung dengan Pemkab Sijunjung

Advertisements

Sijunjung, PADANGTODAY.com-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sijunjung sudah di depan mata. Desember 2015, akan digelar pemunggutan suara untuk suksesi kepemimpinan di ranah Lansek Manih. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sijunjung melakukan koordinasi kembali dengan Pemerintahan Kabupaten.

“Kita ingin melakukan perhelatan demokrasi ini dengan sebaik-baiknya. Apa-apa yang harus kita lakukan menjelang turunnya peraturan KPU, kita lakukan. Makanya, koordinasi ini maknanya penting untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2015,” kata Bupati Sijunjung,  H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo saat pertemuan dengan komisioner KPU Kabupaten Sijunjung, yaitu Taufiqurrahman, Lindo Karsyah, Atika Triana, Didi Cahyadi Ningrat dan Ade Yulanda dan sekretaris KPU Sijunjung, Jasril, di ruang Bupati Sijunjung, Kamis (5/3).

Pada pertemuan itu juga hadir Sekdakab Sijunjung, Drs. Ade Taufik Rohendi,MM, Asisten 1 Pemkab Sijunjung, Jaheri dan Kepala Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Sijunjung, Yunani.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Sijunjung, Taufiqurrahman menjelaskan, sesuai dengan surat KPU provinsi, menjelang peraturan KPU turun, KPU kabupaten diminta melakukan koordinasi dengan Pemda.

”Kita sudah meminta Data Agregat Kependudukan Per Kecamatan (DAK2). Dusdukcapil sudah membalas surat kami. Namun, KPU Provinsi minta data tersebut dibuat dalam bentuk surat keputusan bupati. Jadi kita minta bantuannya Pak,” kata Taufiq.

Mendengar itu, Bupati Yuswir langsung mengamini. Bupati juga mengatakan, Pemda sudah mengalokasikan anggaran untuk peyelenggaraan Pilkada.

”Dana itu sudah disiapkan. Tinggal menunggu tahapan saja,”kata Yuswir.

Kemudian Taufiq juga menambahkan, Pilkada tahun 2015, pada poin tertentu agak relatif sama dengan Pilkada 2010, yaitu rekapitulasi penghitungan suara ditiadakan di PPS.

Rekapitutalasi langsung ke PPK. Sementara perbedaan krusialnya adalah, Pilkada hanya satu putaran. Ambang batas kemenangan nol persen.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*