Komjen Pol Budi Waseso bertekad Akan ‘Bersih-Bersih’ Pengkhianat Di Lingkungan Polri

 Komjen Pol Budi Waseso

Komjen Pol Budi Waseso

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Sejak diangkat menjadi Kabareskrim Mabes polri, Komjen Pol Budi Waseso bertekad akan ‘bersih-bersih’ pengkhianat di lingkungan Polri. Namun, tidak sedikit yang meragukan latar belakangnya yang diduga mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Komjen Budi Gunawan, yang menjadi calon Kapolri sekaligus tersangka kasus rekening gendut yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tak tanggung-tanggung, sasaran utama Komjen Budi Waseso yaitu jenderal dari jenderal bintang dua, yang dianggapnya berkhianat membuka aib Polri hingga menjerumuskan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka.

“Saya tidak mengatakan pengkhianat itu di Bareskrim atau tidak, tapi ini lagi didalami oleh Divpropam. Ucapan saya pasti saya pertanggungjawabkan,” kata Budi di Jakarta, Kamis (5/1).

Namun, disinyalir bahwa, pernyataan mantan Kepala Sekolah Staf Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti) di Embang, Bandung, Jawa Barat tersebut merupakan bentuk balas budinya terhadap Komjen Budi Gunawan.

Bahkan, pernyataannya tersebut diduga ditujukan kepada Mantan Kapolri, Jenderal Pol Sutarman, Mantan Kabareskrim, Komjen Pol Suhardi Alius.

Seperti diketahui, dua jenderal tersebut merupakan salah satu contoh ‘pembersihan’ yang dilakukan di dalam lingkungan Polri.

Jenderal Sutarman diketahui dirinya dicopot Presiden Joko Widodo dari posisinya dengan menerbitkan Keppres pada Jumat (16/1) yang lalu.

Padahal, masa pensiun jenderal bintang empat tersebut baru Oktober mendatang. Bahkan, ketika dirinya ditawari menjadi duta besar dan posisi di BUMN, Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menolaknya. Sementara, Mantan Kabareskrim, Suhardi Alius dimutasi ke Lemhannas.

Kini, siapakah sasaran berikutnya yang menjadi korban persaingan internal memperebutkan kursi orang nomor satu di Polri?
(tyo/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*