Kondisi Gor Khatib Sulaiman Memprihatinkan

 

Advertisements
Seorang Pemain Kuda sedang Melatih Kuda Di Gor Khatib Sulaiman.

Seorang Pemain Kuda sedang Melatih Kuda Di Gor Khatib Sulaiman.

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Kondisi Gelanggang Olahraga (Gor) Khatib Sulaiman dalam kondisi memprihatinkan. Pasalnya, sarana dan prasarana olahraga milik Pemko Padangpanjang itu, sudah beralih fungsi sebagai tempat jemuran kain dan tempat ternak berkeliaran. Hal itu dikarenakan tidak adanya pengelolaan dan perhatian dari pihak Pemerintahan Kota Padangpanjang.

Dari pantauan di lapangan, berbagai sarana dan prasarana olahraga yang berlokasi di Bancah Laweh itu, terlihat telah dimamfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat penjemuran kain dan tempat pemeliharaan ternak secara bebas. Selain itu, Gor juga sudah dikelilingi oleh semak-semak hingga terlihat semberaut.

“Ya, itulah keadaan Gor. Tak hanya hanya Gor, bahkan keberadaan olahraga di Padangpanjang itu sendiri lebih sangat memprihatinkan lagi. Toh, olahraga kita tak lagi bertaring di luar sana,” terang salah seorang pemerhati olahraga Padangpanjang Riki( 30), yang juga merupakan warga Bancah Laweh itu.

Lanjutnya, dengan kondisi Gor kekinian, Pemko harus cepat berbuat demi kemajuan olahraga Padangpanjang. Apalagi Gor Bancah Laweh juga berfungsi sebagai sarasa olahraga tradisional Pacuan Kuda. Dimana olahraga tersebut merupakan olahraga pariwisata yang mampu menarik perhatian para pecandu dan para pengunjung untuk mendatangi kota Padangpanjang.

“Kami berharap banyak terhadap Pemko untuk melakukan optimalisasi Gor segera dilakukan,” ujar Riki.

Terpisah, anggta DPRD Kota Padangpanjang Novi Hendri mengatakan, terkait kondisi sarana dan prasarana Gor Padangpanjang tersebut, sebelumnya DPRD Kota Padangpanjang juga mendesak Pemko setempat melalui instansi terkait untuk mengoptimalisasi penggunaan Gor. Dimana, selama ini Gor hanya dimamfaatkan untuk kegiatan lain.

Sementara kegiatan olah raga yang seharusnya bisa dilaksanakan di GOR tersebut nyaris tidak terlihat. Kondisi ini diperparah adanya kerusakan-kerusakan fasilitas lapangan cabang olah raga lainnya, seperti basket dan atletik.

“Kita akan coba untuk menyampaikan hal ini kepada Pemko melalui dinas terkait, dengan tujuan optimalisasi Gor bisa terealisasi,” terang Novi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Porbudpar) Padangpanjang, Erizal mengatakan, Pemko Padangpanjang melalui Dinas Porbudpar tengah menyusun masterplan untuk GOR tersebut. Rencananya, GOR Khatib Sulaiman Bancah Laweh memang akan dijadikan sebagai Sport Center salah satu wadah pembinaan olahraga di Kota Padangpanjang. Pemko juga akan melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada saat ini.

“Untuk pembenahan sarana dan prasaran olahraga tetap kita lakukan sebagaimana mestinya. Namun, dengan segala keterbatasan kita pembenahan dilakukan secara bertahab. Mudah-mudahan keinginan kita untuk menjadikan Sport Center terwujud,” harapnya Erizal(NTO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*