Konsumsi Gula Yang Tinggi Mampu Menyebabkan Peningkatan Kadar Gula Darah

Ilustrasi gula

Ilustrasi gula

PADANGTODAY.COM – Berbagai macam makanan yang muncul di sekitar Anda, pastilah mengandung gula. Tak harus gula pasir yang terlihat secara nyata, bahkan nasi atau minuman Anda pun mengandung gula tambahan. Konsumsi gula yang tinggi mampu menyebabkan peningkatan yang tajam di dalam kadar gula darah Anda. Akibatnya mampu membuat Anda tidak berenergi, ingin makan lebih banyak gula, berkontribusi dalam peningkatan berat badan, serta diabetes.

Berikut adalah fakta mengerikan lainnya tentang konsumsi gula.

Gula memiliki ‘wajah’ yang menipu
Biasanya ketika berbicara tentang gula, maka akan mengacu pada jenis gula pasir yang biasa ditemui. Namun tahukah Anda bahwa zat gula memiliki berbagai macam wajah? Mulai dari gula buah, gula tepung, sirup gula, hingga pemanis buatan lainnya. Berbagai macam wajah gula ini sebenarnya sulit dicerna oleh tubuh dan memiliki konsekuensi serius pada kesehatan.

Gula sangatlah adiktif
Gula mampu mengubah jalur biokimia di otak dan mendorong Anda untuk ingin mengonsumsi gula secara berlebihan. Bahkan gula mampu menyebabkan ketergantungan.

Fruktosa tidaklah sebaik yang Anda pikirkan
Fruktosa adalah pemanis yang secara alami ditemukan di dalam buah, sayur, dan kacang-kacangan. Walaupun alami, namun hal ini tidak berarti bahwa fruktosa baik bagi kesehatan. Fruktosa tetaplah zat gula yang mampu menjadi trigliserida atau lemak. Mengonsumsi makanan tinggi fruktosa juga tetap dapat menimbulkan bahaya kesehatan.

Gula memang membahayakan untuk kesehatan terutama jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Namun The American Heart Association dan WHO merekomendasikan bahwa asupan gula yang normal adalah 38 gram untuk pria dan 25 gram untuk wanita. Jadi, Anda tetap bisa merasa aman jika Anda mengonsumsi gula dalam batas jumlah tersebut.
(feb/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*