Kota Pariaman Peringati Hari Otoda dan Kartini

Upacara Hari Otoda dan Kartini di Halaman Kantor Walikota Pariman

Upacara Hari Otoda dan Kartini di Halaman Kantor Walikota Pariman

Pariaman,PADANG-TODAY.COM__Otonomi Daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban Daerah Otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan
masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan ,” ungkap Walikota Pariaman, Mukhlis R dalam upacara peringatan hari Otonomi Daerah ke XX dan hari
Kartini tahun 2016 tingkat Kota Pariaman yang dilaksanakan di halaman Balaikota Pariaman, Senin (25/4).

“Penetapan peringatan hari Otonomi Daerah secara nasional setiap tanggal 25 April didasarkan pada keputusan Presiden RI no 11 tahun 1996, yang bertujuan untuk
memasyarakatan dan memantapkan pelaksanaan otonom daerah di setiap tingkat pemerintah, mulai dari pusat sampai dengan daerah,” ungkapnya.

Mukhlis juga mengatakan, bahwa Otonomi Daerah yang telah menjadi komitmen dan consensus para pendiri bangsa Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang –Undang
Dasar 1945, bertujan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Seiring dengan telah diberlakukannya kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2016 ini,
seluruh pemerintah daerah harus menata seluruh elemen otonomi daerah, agar Indonesia tidak menjadi penonton dalam era persaingan bebas tersebut.

“Melalui pemantapan otonomi daerah, kita tidak akan kalah bersaing dengan negara- negara yang berada di lingkungan ASEAN, dan pada tanggal 21 April setiap tahunnya
dinyatakan sebagai hari R.A Kartini, ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari peranan dan jasa-jasa kaum wanita dalam pembelaan terhadap hak-haknya tanpa melupakan
kewajiban yang menyertainya,” jelas Wako.

Katanya, Memang pada awalnya, gerakan kaum wanita terbatas pada gerakan sosial yang bertujuan mengangkat harkat dan martabat kaum wanita yang bertujuan mengangkat
harkat dan martabat kaum wanita dan melawan tradisi yang membelenggunya, seperti kawin paksa dan sebagainya.

Emansipasi wanita, bukan berarti menuntut kaum wanita untuk tampil ke depan dengan meninggalkan tugas mulianya, sebagai ibu rumah tangga , sebagai seorang ibu yang
harus mendidik dan mengasuh anak- anaknya menjadi generasi yang tangguh dan berkualitas, terangnya.

Berkat kegigihan dari R.A Kartini ini, lanjutnya, Indonesia kini memiliki seorang yang mampu menunjukkan kepada dunia bahwa wanita juga mampu untuk menjadi setara dan
nomor satu. Semoga dengan peringatan ini muncul kartini- kartini baru untuk terus berjuang baiksebagai seorang pejuang hak wanita dan sebagai pondasi penting dalam
kemajuan Negara Indonesia diberbagai aspek, tandasnya.

Upacara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, Danramil Pariaman, Kepala Kenemang, Kepala Lapas Kota Pariaman, Ketua TP-PKK Kota Pariaman,
Ketua Persitkartika, Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman.(r/sgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas