Kota Payakumbuh Berpeluang Meraih WTN 2016

Penyerahan hasil penilaian lapangan dari Tim Penilai WTN kepada Walikota Payakumbuh.

Penyerahan hasil penilaian lapangan dari Tim Penilai WTN kepada Walikota Payakumbuh.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Kunjungan Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementrian Perhubungan RI ke Kota Payakumbuh untuk melakukan penilaian Tahap II dan III Tahun 2016 agaknya meniupkan kabar baik. Tim yang dipimpin oleh Yusuf Nugroho ST MT itu melakukan ekspose hasil penilaian lapangan. Sebelumnya tim tersebut disambut Walikota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Sekdako Beni Warlis dan  Kadishubkominfo Adrian SH di Balaikota Bukik Sibaluik Rabu (22/6).

Sehari sebelumnya, Selasa (21/6), Tim WTN yang berjumlah 4 orang, masing-masing Yusuf Nugroho ST MT, Beta Magunadi ST MT, Ario Budi Wibowo ST dan A Korniadi Zaini SH telah melakukan penilaian lapangan. Dalam kegiatan itu, tim memotret langsung sejauh mana kualitas penataan bidang transportasi dan angkutan jalan di sejumlah aspek penilaian. Aspek penilaian yang dimaksud meliputi teknis dan operasional, sarana dan prasarana, serta lalu lintas dan pelayanan masyarakat.

Dalam rangkaian penilaian ini, Tim WTN Pusat  juga didampingi Tim Provinsi Sumbar diantaranya Heri Winda, Amd dari DLLAJ, Kompol Mawardi (Ditlantas Polda Sumbar) dan Akademisi Unand Yossafra, ST,MT pakar Transportasi.

Turut hadir dalam kesempatan ini Kapolresta Payakumbuh AKBP Kuswoto, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf.Heri Sumitro Spd, Sekdako Benni Warlis, Aisten II Amriul Dt Karayiang, Staf Ahli Walikota, Pimpinan SKPD, Camat, serta sejumlah undangan lainnya.

Kadishubkominfo Kota Payakumbuh Adrian SH mengatakan dalam menghadapi penilaian WTN ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya secara maksimal dan berbagai aspek yang dilakukan dengan program unggulan yaitu di bidang angkutan, sarana dan prasarana, lalu lintas, lingkungan dan pelayanan masyarakat yang didukung oleh dana yang dianggarkan dari APBD Kota Payakumbuh.

Dihadapan Tim Penilai WTN , Adrian berharap agar Payakumbuh kembali meraih Piala WTN tahun 2016 jangan sampai WTN yang diperoleh 2 tahun berturut-turut yang lalu menjadi yang terakhir, kami ingin berlanjut karena maslah penataan transpotrasi di Payakumbuh telah menjadi program penting baik yang telah dilakukan maupun kedepannya.

Sementara itu Ketua Tim Penilai WTN Yusuf Nugroho ketika  memaparkan hasil penilaian lapangan dalam acara dalam acara di Aula Balaikota Bukik Sibaluik, banyak memberikan Apresiasi pada Pemko Payakumbuh atas komitmennya  dalam menata sistim transportasi dengan sangat baik. Sedari penilaian tahap I bidang administrasi kemudian tahap II pengembangan sarana-prasarana dan pelayanan masyarakat, lalu penilaian tahap III atas komitmen/kebijakan kepala daerah dinyatakan Yusuf juga cuku baik.

Disampaikan oleh tim dalam pemaparannya, kondisi angkutan cukup bagus.Namun yang perlu ditambahkan pencantuman  jenis angkutan kota yang masih ada pemakaian kaca film yang gelap. Hal tersebut perlu diperhatikan, di mana tingkat cahaya yang dapat dilihat paling tidak 30 persen demi keamanan penumpang. Daftar tarif  juga perlu dicantumkan, serta mobil pribadi tidak dibolehkan digunakan untuk angkutan  termasuk becak motor.

“Dalam aspek ruang milik jalan tidak dibolehkan adanya bangunan, bak sampah dan timbunan material,” ujar Yusuf.

Infrastruktur jalan dinilai sudah tersedia dengan baik. Kedepan, diharapkan pembangunan jalan diikuti dengan pembangunan fasilitas lainnya. Mengenai fasilitas pejalan kaki dan penyeberangan sudah tersedia dengan baik, begitu juga halte cukup baik. Menurut tim, yang perlu dilengkapi adalah perihal lampu penerangan dan papan informasi trayek.

Terminal Koto Nan IV juga diapresiasi oleh tim, namun pemanfaatannya perlu ditingkatkan  karena masih sepi. Bidang perparkiran pula, tergolong sangat baik dan terlihat masyarakat sudah mematuhi aturan karena sosialisasi dan peran masyarakat sangat mendukung. Tim juga mengingatkan, momentum yang perlu diantisipasi adalah saat lebaran tiba karena kondisinya dinamis.

Lebih jauh, tim memberikan apresiasi pada Pemko di antaranya aspek regulasi yang sudah punya payung hukum. Dukungan dana tercatat selalu meningkat dalam tiga tahun terakhir, begitu juga bidang kelembagaan yang sangat bagus.

Sebagai saran oleh tim, ditambahkan Yusuf, kedepan dapat dilakukan peningkatan kinerja lalulintas melalui manajemen rekayasa lalulintas.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih pada tim atas paparan dan masukan yang berharga yang nantinya akan dijadikan sebagai pedoman dan kajian untuk peningkatan penataan sistem transportasi di Payakumbuh.

“Program unggulan kedepan akan lebih memfokuskan bidang lalin dan rekayasa lalulintas termasuk akan membangun gedung parkir untuk mengantisipasi perkembangan di bidang transportasi,” simpul Riza.

Acara diakhiri dengan penyerahan hasil penilaian lapangan dari Tim Penilai WTN kepada Walikota Payakumbuh.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*