HUT Kota Solok 39 Tahun 16 Desember 1970-2009

Empat Agenda Pembangunan Sukses Pertumbuhan Ekonomi Terus Naik .

Kota Solok, Rabu 16 Desember 2009 tepat berumur 39 tahun. Sejak berdiri 16 Desember 1970, Kota Beras ini kian berkembang maju secara pesat dan dinamis. Banyak warga luar (Kota Solok) mencari nafkah di kota ini, sehingga jumlah penduduk Kota Solok sekitar 59.162 jiwa berbeda antara malam dan siang hari.

Di bawah kepemimpinan duet Walikota (Wako) – Wakil Walikota (Wawako) Solok Syamsu Rahim – Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa, Kota Solok yang memiliki letak strategis di persimpangan jalur lalu lintas banyak daerah (propinsi) telah berhasil menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Solok 2006-2011 yang memuat visi misi Kota Solok yang dijabarkan lebih lanjut kedalam 4 agenda pembangunan.

Pertama, penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik (GLG). Kedua, pengembangan ekonomi rakyat yang maju dan berorientasi pasar. Ketiga, pengembangan SDM yang berkualitas berdasarkan agama dan budaya. Keempat, penyediaan sarana prasarana kota. Berdasarkan ke-4 agenda, lantas berbagai program/kegiatan terus digulirkan tak putusnya.

Alhasil, pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Solok berdasarkan harga konstan Tahun 2008 mencapai 6,60% naik dibanding Tahun 2007 6,35%. Bahkan, diatas PE Sumbar dimana Tahun 2007 6,34% dan Tahun 2008 6,37%. Sekaligus, angka 6,60% itu sudah melebihi angka prediksi pertumbuhan per kapita yang ditargetkan dalam RPJM Kota Solok 2006-2011 dimana pada Tahun 2010 diprediksi 6,5%.

Begitupun PDRB Kota Solok, berdasarkan harga konstan Tahun 2008 Rp. 473,69 Milyar meningkat 6,41% dibanding Tahun 2007 Rp. 445, 15 Milyar. Berdasarkan harga berlaku, PDRB Tahun 2008 Rp. 888,08 Milyar meningkat 17,35% dibanding Tahun 2007 Rp. 756,80 Milyar. Pengaruhnya lebih lanjut kepada kenaikan pendapatan per kapita, Tahun 2008 Rp. 15, 201 juta lebih atau naik 17,34% dibanding Tahun 2007 Rp. 13,249 juta lebih.

Menyoal agenda penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik (GLG), Kota Solok telah memiliki SOTK yang mengacu kepada PP 41/2007. SOTK ini telah ditetapkan dengan Perda Nomor 15,16,17,18 dan 19 Tahun 2008 serta ditindaklanjuti dengan pengisian personil pada bulan Januari dan Pebruari 2009. Selain itu, Kota Solok telah memiliki dan mensosialisasikan Perda Nomor 1/2008 tentang Etika Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPD) dan Komisi Penegakan (KP) EPD.

Dari item per item APBD Kota Solok, khusus untuk item pendapatan daerah terus meningkat dimana pada Tahun 2008 Rp. 288, 51 Milyar lebih tinggi 10,51% dari Tahun 2007 Rp. 261,06 Milyar. Namun, 92% dari total pendapatan daerah ini berasal dari bagi hasil pajak/bukan pajak, DAU dan DAK. Sementara dari segi pertanggung jawaban keuangan, Kota Solok berdasarkan hasil pemeriksaan BPK baru sampai pada tingkat prediket Wajar Dengan Pengecualian.

Mengenai agenda pengembangan ekonomi rakyat yang maju dan berorientasi pasar, Pemko. Solok dalam menyusun perencanaan tata ruang masih menetapkan kawasan-kawasan budidaya yang diperuntukan bagi usaha pertanian khususnya tanaman pangan dan hortikultura. Hanya saja, rumah tangga miskin (RTM) masih tinggi dimana Tahun 2009 mencapai 2.252 RTM, sementara Tahun 2008 2.242 RTM.

Lalu pada agenda pengembangan kualitas SDM, (di bidang pendidikan) pada tingkat SD dicapai Angka Partisipasi Kasar (APK) 104,9% dan Angka Partisipasi Murni (APM) 90,30%. Kemudian pada tingkat SLTP, APK 100,14% dan APM 81,35%. Pada tingkat SLTA, APK 123,73% dan APM 97,88%. Kesemua angka pada masing-masing tingkatan pendidikan tersebut adalah diatas pencapaian rata-rata propinsi dan diatas target nasional. Namun, prosentase guru yang berpendidikan setara S1 baru 85%.

Beralih ke bidang kesehatan, usia harapan hidup Tahun 2009 69,34 tahun meningkat dibanding Tahun 2008 69,23 tahun. Angka kematian bayi, Tahun 2009 menurun 4,23% dibanding Tahun 2008 dimana angka kematian bayi 17,85 per 1.000 kelahiran hidup. Khusus rencana pengalihan RSUD Solok, secara prosedur dan mekanisme masih menunggu persetujuan dari DPRD Sumbar.

Terkait dengan agenda penyediaan sarana dan prasarana kota, Kota Solok telah membangun prasarana jalan sampai Tahun 2009 dengan hasil yang cukup baik, disamping perbaikan dan pemeliharaan tetap jalan terus. Begitupun pembangunan irigasi yang sampai Tahun 2009 mencapai 3.067 m meningkat dibanding Tahun 2008 yang baru mencapai 2.517 m. Pemko. Solok memiliki pula program pemeliharan pemukiman melalui peningkatan jalan lingkungan dan pembuatan drainase di beberapa kawasan perumahan, serta pembangunan prasarana lalu lintas.

Lalu air bersih PDAM telah mampu melayani 80% dari jumlah penduduk, meningkat disbanding Tahun 2008 yang baru mencapai 73,60%. Pembangunan lainnya adalah rehabilitasi Pasaraya Solok dan penerangan jalan umum (PJU). (*)

Prestasi Kota Solok Setahun Terakhir:

  • 1. Plakat Wahana Tata Nugraha (Tertib Lalu Lintas) diberikan oleh Presiden SBY.
  • 2. Penghargan Kecelakaan Nihil diberikan kepada PT. PLN Rayon Solok dari Menakertrans RI.
  • 3. Penghargaan Adipura Tahun 2009 untuk bidang kebersihan yang diberikan oleh Presiden SBY.
  • 4. Nominasi Penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara Tkt. Nasional Tahun 2009.
  • 5. Penghargaan Perpamsi Award untuk pengelolan air bersih skala kota kecil.[]
   Kembali... »