Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Solok/PPP, Herdiyulis, SH
Ajang Intropeksi Diri
.
Telah 39 tahun usia Kota Solok. Tentunya, moment ini tidak hanya sekedar dirayakan atau diperingati secara seremonial semata. Melainkan, hendaknya benar-benar bisa dijadikan ajang introspeksi dan mawas diri. Terlebih, Tahun 2009 ini yang merupakan ujung-ujung pengabdian duet kepemimpinan Wako-Wawako Solok Syamsu Rahim-Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa.dimana ketersediaan dana APBD semakin jauh terbatas.
Pada RAPBD Kota Solok Tahun 2010, defisit luar biasa mencapai Rp. 102 Milyar lebih. Makanya, kita di dewan harus melakukan seleksi ketat untuk melakukan skala prioritas atas program-program/kegiatan-kegiatan yang hanya sangat menyentuh kepentingan masyarakat. Jadi, kalau pengesahan APBD tersebut tidak bisa cepat, itu bukan berarti kita menghambat-hambat.
Juga, kegiatan berskala prioritas itu haruslah pula bisa menimbulkan multiplier effect. Tidak hanya sekedar membelanjakan uang begitu saja, tapi harus tegas ada keuntungan jamaknya bagi lingkungan. Artinya, pembangunan Kota Solok harus benar-benar mengacu pada indicator pembangunan semestinya. Namun, dasar legalitasnya tetap pada aturan ketentuan resmi yang adaptip dinamis, bisa menyerap perkembangan lingkungan yang cepat dan dinamis pula.
Kita contohkan pembahasan soal perparkiran, tentunya tidak mungkin berlandaskan Perda lama. Untuk ini, kita mengajak Pemko. Solok marilah membahas banyak hal yang terjadi hari ini secara kemitraan yang baik dan sinergis. []
Kembali... »
