Adipura Tak Sekedar Kebanggaan

PEMERINTAH tidak akan bisa banyak berbuat tanpa adanya kesadaran yang kuat dari masyarakat dalam hal Kebersihan, Keindahan dan Keamanan (K3). Karena K3 terkait dengan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

"Penghargaan Adipura adalah prestasi masyarakat. Ibarat berperahu, Pemerintah itu hanya mengarahkan, sedangkan yang mendayung adalah masyarakat," ungkap Wakil Wali Kota Solok, Irzal Ilyas, ketika sampai di Kota Solok dari Jakarta.

Keberhasilan Kota Solok meraih kembali penghargaan Adipura pada Tahun 2009 ini untuk ketiga kalinya, sebagai kota terbersih di Indonesia. Penghargaan Adipura untuk Kota Solok kali ini masih untuk kategori kota kecil. Keberhasilan ini sendiri, tidak berdiri sendiri.

"Ini hasil wujud dari kebersamaan, kerjasama, dan koordinasi yang erat dari berbagai kalangan, baik itu pemerintah, swasta maupun masyarakat," papar Irzal.

Dari sisi kesejahteraan, dia mengungkapkan masyarakat Kota Solok saat ini telah ada yang mampu mengolah sampah menjadi kompos skala rumah tangga. Pupuk organik ini selain bisa dijual langsung untuk memperoleh penghasilan tambahan keluarga, juga bisa digunakan sendiri sebagai penyubur tanah untuk bercocok tanam berbagai komoditi.

"Pemko Solok telah memberikan pembekalan untuk mampu membuat kompos tersebut. Dan sebaliknya, kita sendiri telah lebih dahulu melakukan itu, dimana melalui TPA sampah di Ampang Kualo telah dihasilkan pula kompos," tambahnya.

Dia berharap keberhasilan meraih Adipura tidak hanya sekedar menjadi kebanggaan semata. Melainkan lebih dari itu, perlu disyukuri dengan kian membudayanya pelaksanaan K3.

"Tentunya, Pemko. Solok tetap turun tangan dengan menerjunkan personil petugas kebersihan yang dikenal dengan Pasukan Kuning, melengkapi alat peralatan atau sarana prasarana K3, dan pendanaan. Termasuk, pemberian honor atau gaji petugas, reward, tunjangan dan fasilitas lainnya yang lebih layak, termasuk fasilitas kesehatan," tandasnya.

Piala Adipura, setibanya Sabtu (6/6) langsung diarak mulai dari perbatasan Kota Solok dengan Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok dilanjutkan ke Jalan By Pass Kelurahan KTK menuju Simpang Lampu Merah Kelurahan Simpang Rumbio.

Selanjutnya rombongan menuju Aia Mati Kelurahan PPA melewati Pasar Raya Solok hingga Jalan Pandan, lalu dilanjutkan ke Tanjung Paku Kelurahan Nan Balimo menuju Simpang Sigege Kelurahan VI Suku, seterusnya Simpang Lampu Merah Poliguna menuju Pasar Raya Solok dan akhirnya finish di Halaman Kantor DPRD Kota Solok.

Sepanjang perjalanan rombongan pawai Piala Adipura mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ribuan masyarakat tak henti-hentinya mengelu-elukan Wakil Walikota Solok Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa dan ratusan pasukan kuning yang mengikuti rombongan Wakil Walikota Solok. []    Kembali... »