Musik Yes, Narkoba No

PEMERINTAH Kota (Pemko) Solok bertekad tetap mendapatkan Piala Adipura Kencana atau meraih piala adipura lima kali berturut-turut.

Wakil Walikota Solok H. Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa meminta group band kampus menjadi pelopor dalam menghilangkan stigma kedekatan musik dengan narkoba. Pasalnya selama ini masyarakat cendrung menilai anak-anak musik/band terkenal dekat dengan narkoba.

Irzal Ilyas menyampaikan itu ketika membuka secara resmi Festival Musik Kampus yang digelar Fakultas Hukum UMMY Solok di pelataran parker kampus.

Menurut Irzal Ilyas Pemko Solok sangat merespon positif terselenggaranya musik kampus FH UMMY ini sebab musik kampus merupakan kegiatan positif yang digelar mahasiswa dalam memajukan kesedian terutama dunia musik di daerah ini. Namun dia mengingatkan anggapan yang beredar luas di masyarakat dimana para pemusik terutama yang berasal dari generasi muda sangat dekat dengan narkoba.

“Makanya kelompok musik kampus yang terdiri dari mahasiswa dan kalangan intelektual dapat merubah stigma ini. Bagaimana kedepan kita menciptakan kalangan pemusik tidak memiliki hubungan dengan narkoba. Bahkan jika perlu kelompok musik kampus menjadi pelopor dalam memerangi dan memberantas narkoba di tengah masyarakat. Musik kampus mesti menjadi pelopor dalam meneriakkan “Musik Yes, Narkoba No,” tegasnya menyemangati ribuan mahasiswa yang menghadiri kegiatan ini.

Irzal Ilyas menambahkan sebagai daerah yang letaknya strategis dan sering dijadikan tempat transit sejumlah kalangan, Kota Solok menjadi rentan terhadap peredaran, penggunaan dan penyalahgunaan narkoba.“Tak heran tingkat kejahatan narkoba di Kota Solok kian meningkat setiap tahunnya” jelasnya.

Menurutnya sasaran utama peredaran, penggunaan dan penyalahgunaan narkoba ini adalah mereka yang berasal dari kalangan generasi muda. Makanya dia meminta generasi muda Kota Solok meningkatkan kewaspadaan agar jangan sampai terjerat narkoba, dengan cara menggelar berbagai kegiatan positif seperti musik kampus yang digelar saat ini. []