KPHL Tanah Datar Amankan 9 Ton Lebih Getah Pinus, Pemilik Gunakan Dokumen Palsu Untuk Kelabui Petugas

Fhoto : Getah pinus yang diamankan tim KPHL Resort Tanah Datar dan Polres setempat, diduga pemilik memalsukan dokumen angkutan getah pinus yang berasal dari Kabupaten 50 Kota.(ddy)

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Bersama polisi, tim KPHL Resort Tanah Datar berhasil mengamankan getah pinus sebanyak 195 karung atau 9 ton lebih yang berasal dari Kabupaten 50 Kota, Jumat (09/03/18) sekitar pukul 11.30 Wib saat melintasi Jalan Raya Piliang – Bukit Gombak Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar.

Untuk mengelabui petugas, pemilik diduga memalsukan dokumen pengiriman agar terlepas dari pungutan hasil hutan sebagai mana yang diatur oleh undang – undang.

Kepala UPT KPHL Resort Tanah Datar Nofiarman kepada www.padang-today.com, Sabtu (10/03/18) membenarkan jika timnya berhasil mengamankan getah pinus yang diduga memiliki dokumen palsu.

Katanya, saat diamankan getah pinus yang tersusun rapi didalam truck colt diesel itu awalnya sang pemilik dengan percaya diri menunjukan dokumen angkutan getah pinus itu kepada tim.

“Namun setelah ditelusuri, ternyata dokumen yang dibawa adalah palsu. Untuk proses hukum kita sudah serahkan kepihak kepolisian,” ungkap Nofiarman.

Penangkapan ini ucap Nofiarman, berawal dari kecurigaan tim saat melihat sebuah truck colt diesel melintas di Jalan Piliang – Bukit Gombak yang mengeluarkan bau seperti bau getah pinus.

“Tim lalu memberhentikan truck dan meminta pemilik menunjukan barang yang diangkutnya, dan ternyata benar jika itu adalah getah pinus,” katanya.

Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas melalui Kasat Reskrim AKP. Edwin menyebutkan, jika pihaknya sudah menahan barang bukti 1 unit truck colt diesel yang berisikan sekitar 195 karung atau sebanyak 9.750 kilogram.

“Diduga, pemiliknya memalsukan surat yang digunakan untuk surat jalan, seolah olah dia telah membayar pajak hasil hutan. Kami akan bawa dokumen ini ke laboratorium forensik polri untuk diteliti,” tutur kasat.

Jika seandainya terbukti, pemilik getah pinus ini akan dijerat dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*