KPK Gencar Melakukan Pemeriksaan Terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Gedung KPK

Gedung KPK

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi gencar melakukan pemeriksaan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi). Hal itu dilakukan untuk mengungkap kasus korupsi yang dilakukan Dirjen Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT), Jamaludin Malik (JM) di Kementerian yang sekarang dipimpin langsung oleh Menteri Marwan Djafar.

Kali ini, KPK melakukan panggilan kepada empat PNS di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi yakni, Haryati, Rauli Manurung, Achmad Said Hudri, dan Sri Mulyani. Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Jamaludin Malik.

“Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka JM (Jamaludin Malik),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Kamis (26/2).

Dari keempat saksi yang akan diperiksa penyidik KPK itu, diduga mengetahui rentetan penyalahgunaan wewenang dan memaksa seseorang membayar sesuatu dengan potongan atau dugaan melakukan pemerasan untuk memperkaya diri sendiri.

Diketahui, Jamaludin Malik telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dia diduga melakukan pemerasan untuk memperkaya diri sendiri dengan menyalahgunakan wewenang, dan memaksa seseorang membayar sesuatu dengan potongan.

Maka atas dugaan itu, JM disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e, huruf f, Pasal 23 jo Pasal 421, jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Dalam proses penyidikan, penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi dalam kurun waktu dua hari yaitu Rabu (11/2) dan Kamis (12/2) dinihari. Di mana penggeledahan itu dilakukan di Kantor Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan.

Tak sampai disitu, rumah tersangka yang ada di Cinere, Jakarta Selatan serta rumah mantan Direktur PT PKT, M Arsyad Nurdin yang berada di kawasan Jati Bening juga ikut digeledah. Dari penggeledahan tiga lokasi itu, penyidik KPK telah menyita beberapa dokumen dan satu unit treadmill yang diduga merupakan hasil pemerasan.

(eko/**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*