KPK Ternyata Sudah Lebih Dulu Mengajukan Kasasi Terkait Kasus Proyek Hambalang dan Proyek APBN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

PADANGTODAY.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah lebih dulu mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, terkait kasus tindak pidana korupsi dan pencucian uang proyek Hambalang dan proyek APBN lain yang menjerat bekas Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum.

Hal itu disampaikan Direktur Penuntutan KPK, Ranu Mihardja menanggapi pernyataan advokat senior, Adnan Buyung Nasution yang merupakan kuasa hukum dari Anas.

“Memori kasasi sudah dikasih sejak Minggu lalu,” kaya Direktur Penuntutan KPK, Ranu Mihardja saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (7/3).

Menurut Ranu, pengajuan kasasi itu dilakukan lantaran KPK melihat ada yang tidak sesuai dari putusan Pengadilan Tinggi DKI. Dimana putusan tersebut lebih rendah dari putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Pengajuan kasasi itu sudah berdasarkan pada Pasal 253 KUHAP.

“KPK mengajukan kasasi untuk perkara Anas karena putusan PT (Pengadilan Tinggi) DKI Jakarta berdasarkan peraturan yang tidak sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Sebelumnya, Anas Urbaningrum melalui kuasa hukumnya, Adnan Buyung Nasution berencana akan mengajukan kasasi pada Senin mendatang. Dari keterangan Adnan, kasasi dilakukan lantaran kliennya merasa tak bersalah dan ingin mencari keadilan.

Seperti diketahui, dalam putusan banding, Anas divonis tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan. Adapun aset berupa tanah di Krapyak milik Anas dikembalikan ke pesantren yang dipimpin oleh mertuanya, Attabik Ali.

Vonis tersebut lebih rendah dibandingkan vonis pada Pengadilan Tipikor Jakarta. Dari putusan tersebut, Anas tetap dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait proyek Hambalang dan proyek APBN lainnya.

(war/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*