KPK Tetap Naikkan Status Hukum Sutan Bhatoegana

Mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Senin (2/2/2015). Sutan merupakan tersangka kasus dugaan gratifikasi dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Kementerian ESDM di Komisi VII DPR.

Mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Senin (2/2/2015). Sutan merupakan tersangka kasus dugaan gratifikasi dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Kementerian ESDM di Komisi VII DPR.

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Mantan Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana menolak menandatangani pelimpahan kasusnya ke tingkat penuntutan. Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap akan menaikkan status hukumnya.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa mengatakan, penyidik tetap melimpahkan kasus Sutan ke tim penuntutan. “Enggak ngaruh (penolakan), tetap lanjut. Kan kemarin makanya dibuatkan berita acara penolakan,” ujar Priharsa melalui pesan singkat, Sabtu (21/3/2015).

Priharsa mengatakan, berkas penyidikan Sutan telah rampung atau P21 sehingga dilimpahkan ke penuntutan untuk dibuatkan surat dakwaannya. Setelah itu, dalam kurun waktu 14 hari, Sutan siap disidangkan.

“Di penuntutan, maksimal 14 hari. Tim JPU lalu menyusun dakwaan, baru dilimpahkan ke pengadilan,” kata Priharsa.

KPK menjerat Sutan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dalam penetapan APBN Perubahan Kementerian ESDM di Komisi VII DPR RI.

Sutan, melalui kuasa hukumnya Rahmat Harahap, menolak menandatangani berita acara pelimpahan kasus dari penyidikan ke penuntutan. Rahmat beralasan pihaknya masih menunggu proses praperadilan yang dijadwalkan pada 23 Maret 2015.

Dalam amar putusan mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, pada 29 April 2014, majelis hakim menyebutkan, Rudi pernah menyerahkan 200.000 dollar AS kepada Sutan. Uang itu merupakan bagian dari suap yang diberikan oleh Komisaris Kernel Oil, Pte, Ltd, Simon Gunawan Tanjaya kepada Rudi. Suap diberikan Simon melalui Deviardi.

Persidangan juga memunculkan keterangan terkait penerimaan uang oleh Rudi, antara lain karena dia didesak membantu Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno dalam memuluskan pembahasan anggaran ESDM pada Komisi VII DPR.

(ankm/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas