KPU Belum Terima Salinan Putusan

 

   Padang-today.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Datar belum menerima salinan putusan pengadilan terkait caleg kasus pidana pemilu.

    “Hingga saat ini belum ada saling putusan yang diberikan Bawaslu pada KPU terkait Antoni Surya Roza caleg Gerindra divonis majelis hakim dalam kasus pidana pemilu,”kata Divisi Informasi dan Data KPU Kabupaten Tanah Datar Fitri Yenti ketika dihubungi.

Menurut Fitri Yeni, KPU Kabupaten Tanah Datar belum mengambil keputusan terkait caleg tersebut, karena belum inkrah dari Pengadilan Negeri Kabupaten Tanah Datar.

Dimana terdakwa atas nama Antoni Surya Roza dikabarkan mengajukan kasasi atas vonis majelis hakim menjatuhkam hukuman dua bulan penjara, percobaan enam bulan, denda Rp3 juta subsidair satu bulan kurungan.

“Pihaknya masih menunggu hasil inkrah dari pengadilan. Jika tidak kasasi dari caleg dan banding dari jaksa, baru dikeluarkan surat keterangan terhadap caleg tersebut,”jelas dia.

    Fitri menambahkan, saat ini satu caleg telah dicoret oleh KPU Tanah Datar.

“Caleg yang dicoret KPU atas kasus narkoba atas nama Sri Kartika Dewi caleg Partai Gerindra nomor 9 daerah pemilihan Tanah Datar 1,”imbuh dia.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, Hamdan menyatakan,Antoni Surya Roza Caleg Gerindra telah divonis majelis hakim dimana menjatuhkam hukuman dua bulan penjara, percobaan enam bulan, denda Rp3 juta subsidair satu bulan kurungan.

“Caleg tersebut telah divonis majelis hakim pengadilan negeri Kabupaten Tanah Datar pada Rabu (6/3),”katanya.

    Ia menjelaskan, walaupun majelis hakim telah menjatuhkan vonis terhadap caleg, Bawaslu belum ada sikap dalam mengambil suatu kebijakan.

“Pihak menunggu hingga Senen (11/3) dimana dapat informasi terdakwa mengajukan kasasi atas vonis hakim PN,”ungkap dia.

Tempat terpisah, Sekretaris DPD Gerindra Sumbar, Desrio Putra menyatakan, untuk menghadapi kasus tersebut Gerindra sudah melakukan pendampingan kepada caleg kabupaten yang memiliki masalah.

“Antoni Surya Roza telah mengakui itu adalah sebuah keteledoran tetapi yang bersangkutan menerima putusan pengadilan. Ini adalah pengalaman berharga bagi semua caleg pada pemilu 2019 agar lebih berhati hati dalam melakukan kampanye,”kata dia.

Partai Gerindra dari awal telah menjelaskan kepada semua caleg partai gerindra yang ikut berkompetisi dalam pemilu agar melaksanakan semua ketentuan baik Undang2, PKPU, atau Perbawaslu.

“Semuanya kader Gerindra harus taat hukum kami yakin tidak hanya Antoni Surya Roza yang telah melakukan kesalahan tetapi pasti ada caleg lain partai lain juga telah melakukan pelanggaran-pelanggaran kampanye,”ujar Desrio.

Caleg Gerindra atas nama Antoni Surya Roza nomor urut 9 Dapil 4 Tanah Datar. Antoni Surya Roza diduga melanggar Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yakni melakukan kampanye diluar jadwal ditetapkan KPU dengan memasang iklan di media massa cetak Tabloid Integritas edisi 108 ,terbitan  bulan November 2018 lalu.

Majelis Hakim jatuhkan vonis kasus pidana Pemilu dengan terdakwa Antoni Surya Roza, Caleg DPRD Tanah Datar, dengan pidana kurungan selama dua bulan, percobaan enam bulan, denda Rp3 juta subsidair satu bulan kurungan.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas