KPU Kabupaten/Kota Masih Sortir Dan Lipat Surat Suara

Padang-today.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan penyortiran dana pelipatan surat suara Pemilu.

“Hingga saat ini, KPU kabupaten/kota di Sumbar masih melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara,”kata Ketua KPU Sumbar, Amnasmen di Padang.

Amnasmen menambahkan, dari lima jenis surat suara yang disortir tersebut, setiap jenisnya ada terdapat kerusakan.

“Untuk Pemilu 2019 ini ada 5 jenis surat suara, dari lima jenis yakni Untuk Capres-cawapres, DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, dari lima jenis itu ada ditemukan kerusakan di seluruh KPU Kabupaten/Kota di Sumbar,”ungkap dia.

Amnasmen menyampaikan, untuk Provinsi Sumbar sendiri secara waktu proses pelipatan dan penyortiran surat suara itu sudah berjalan dengan baik dibandingkan daerah lain yang diluar Sumbar masih ada yang belum memulai proses tersebut.

   “Ada di daerah Provinsi Sumsel surat suara saja baru sampai 20 Maret 2019, sementara Sumbar telah menerima surat suara sesuai jumlah kontrak dengan pihak pengadaan surat suara Pemilu,” katanya.

  Dalam proses penyortiran dan pelipatan KPU Kabupaten/Kota mengelompokan surat suara tersebut menjadi dua bagian yaitu rusak ringan dan berat. Rusak ringan masih meragukan apakah masih bisa dipergunakan atau tidak.

“Untuk kategori rusak ringan itu misalnya ada garis sedikit pada surat suara, atau ada warnanya yang sedikit kurang jelas. Untuk kategori ini akan diulang lagi sortirnya, sementara yang dinyatakan rusak berat tidak akan di ulang lagi proses sortinya,”jelas Amnasmen

   Ia menambahkan, jumlah surat suara rusak tersebut belum bisa disampaikan. Karena masih ada KPU Kabupaten/kota yang masih berjalan proses penyortiranya.

    “Dalam minggu ini kami kan melakukan rapat koordinasi dan evaluasi tentang logistik pemilu. Setelah itu akan dilaporkan pada KPU RI tentang kekurangan surat suara untuk Sumbar,” katanya.

     Sementara,tambah Ketua KPU Sumbar, untuk kekurangan logistik lainya seperti kotak suara, bilik dan perlengkapan di TPS lainya sudah dilaporkan ke KPU RI dan sudah disampaikan juga pada pihak penyedia untuk dilengkapi.

     “Itu sudah kami laporkan ke KPU RI, sudah dikomunikasikan ke penyedia. Kalau tidak ada hala melintang dalam waktu dekat kekurangan tersebut sudah bisa dipenuhi,”imbuh Amnasmen.

     Sementara itu tempat terpisah, Ketua KPU Sijunjung, Lindo Karsah menyatakan, KPU Sijunjung telah menerima sebanyak 159.482 lembar surat suara Pemilu 2019.

“Dari 159.482 lembar telah dilakukan penyortiran dan pelipatan hingga saat ini ditemukan ada sekitar ratusan lembar surat suara rusak,”kata dia.

   Kerusakan tersebut ada disebabkan degradasi warna, ada bercak hitam, garis kolom tidak ada, robiek, inilah indikator surat suara yang rusak tersebut.

KPU Sijunjung telah melaporkan kerusakan tersebut pada KPU Sumbar, nantinya akan ada pengganti surat suara tersebut.

“Pihaknya menunggu pengganti rusak suara yang rusak dari percetakan,”jelas Lindo Karsah.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas