KPU Sosialisasi Pemilih di Balai Wartawan, Kewajiban KPU Menggelarnya

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Program Pendidikan Pemilih Pemilu 2019 digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) digeber Senin (10/12/2018). KPU Lima Puluh Kota yang Komisionernya Rina Fitri dan Amfreizer menyatakan bahwa kegiatan inimenjadi kewajiban dari KPU untuk menggelarnya.

KPU Sosialisasi Pemilih di Balai Wartawan, Kewajiban KPU Menggelarnya
KPU Sosialisasi Pemilih di Balai Wartawan, Kewajiban KPU Menggelarnya

“Meski secara pengetahuan dan pemahaman Pemilu, para wartawan memiliki kemapuan lebih. Kita tetap harus menyebarkan pengetahuan Pemilu ini,” ujar Komisioner KPU Rina Fitri.

Rina Fitri menyampaikan Pelaksanaan Pemilu secara umum. Bahwa dasar hukum penyelenggaraan Pemilu, proses pungut hitung. Bahwa Pemilu berkualitas ada 3 komponen; penyelenggara, peserta Pemilu, dan pemilih.

Kampanye Pemilu dalam Media Massa. Judul ini disampaikan oleh Komisiner KPU Kabupaten Lima Puluh Kota Amfreizer. 24 Maret 2019 – 13 April 2019 adalah masa kampanye di media massa. Masa itulah yang bisa bagi peserta Pemilu berkampanye.

KPU Sosialisasi Pemilih di Balai Wartawan, Kewajiban KPU Menggelarnya
KPU Sosialisasi Pemilih di Balai Wartawan, Kewajiban KPU Menggelarnya

Pasal 37 UU Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 Pasal 37 tentang kampanye dijelaskan tentang materi iklan kampanye Pemilu ini. (2) Materi Iklan Kampanye sebagaimana dimaksud

pada ayat (1) paling sedikit memuat visi, misi, dan program Peserta Pemilu. (3) Materi Iklan Kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat berupa: a. tulisan; b. suara; c. gambar; dan/atau d. gabungan antara tulisan, suara, dan/atau gambar, yang bersifat naratif, grafis, karakter, interaktif atau tidak interaktif, serta yang dapat diterima melalui perangkat penerima pesan.

(4) Iklan Kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibatasimaksimum secara kumulatif sebanyak: a. 8 (delapan) spot berdurasi paling lama30 (tiga puluh) detik untuk setiap stasiun televisi setiap hari untuk iklan ditelevisi; b. 4 (empat) spot berdurasi paling lama 60 (enam puluh) detik untuksetiap stasiun radio setiap hari untuk iklan di radio; c. 810 (delapan ratus sepuluh)milimeter kolom atau 1 (satu) halaman untuk setiap media cetak setiap hariuntuk iklan di media cetak; d. 1 (satu) banner untuk setiap media dalam jaringansetiap hari untuk iklan di media dalam jaringan; dan e. 1 (satu) spot berdurasipaling lama 30 (tiga puluh) detik untuk setiap media sosial setiap hari untukiklan di media sosial. (5) Peserta Pemilu dilarang membuat materi iklan dalambentuk tayangan atau penulisan berbentuk berita.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas