KPU Targetkan 325 RPP Diselesaikan di Tahun 2017

Perjuangan Zulkifli Ishaq, Membudidayakan Bunga Krisan di Kota Solok

Perjuangan Zulkifli Ishaq, Membudidayakan Bunga Krisan di Kota Solok

Padang, PADANG-TODAY.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan sebanyak 325 rumah pintar pemilu akan di selesaikan di seluruh Indonesia tahun 2018.

“Secara nasional akan di buat sebanyak 549 rumah pintar pemilu, tahun ini diselesaikan sebanyak 325 RPP, sisanya dituntaskan tahun 2019,”kata Ketua KPU-RI Arief Budiman di Padang.

Ia menjelaskan, rumah pintar pemilu untuk tingkat provinsi di Indonesia tahun ini akan di selesaikan pembuatan sebanyak 34.

“Seluruh KPU tingkat provinsi di Indonesia tahun 2017 sudah ada rumah pintar pemilu,sedangkan KPU kabupaten/kota di Indonesia diselesaikan tahun 2018,”ungkapnya.

Rumah pintar pemilu merupakan program KPU secara nasional.RPP ini lanjut Arief sarana edukasi bagi masyarakat tentang Pemilu ” Ini salah satu strategi KPU dalam melakukan sosialisasi, masyarakat lebih paham tentang pemilu, jika masyarakat sudah tahu, secara otomatis ada kesadaran masyarakat untuk ikut memilih,”imbuhnya.

Ia mengatakan, Rumah Pintar Pemilu dapat menjadi simbol kerja bagi KPU. Agar masyarakat bisa mendapatkan informasi seputar pemilu dan dapat dijadikan sarana pendidikan politik bagi masyarakat.

“Di Rumah KPU, masyarakat bisa melihat langsung tata cara proses pemilihan yang ditampilkan secara visual melalui layar lebar dan dilengkapi dengan alat peraga yang mirip dengan kondisi nyata tempat pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah,”katanya.

Sementara itu Ketua KPU Sumbar, Amnasmen menyatakan, RPP telah diresmikan tersebut merupakan sumber informasi bagi masyarakat tentang sejarah pemilu.

KPU gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penyelenggaraan pemilu. Adanya RPP masyarakat langsung melihat secara dekat proses pemilu maupun Pilkada.

Ia menjelaskan, keberadaan rumah pintar pemilu dapat mendidik dan mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya dalam berpartisipasi dalam pemilihan umum atau kepala daerah.

“Sesuai dengan namanya, KPU ingin mengembangkan program pendidikan pemilih dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,”ungkapnya.(der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*