KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu Bukittinggi

    Padang-today.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bukittinggi menunggu rekomendasi dari Bawaslu terkait oknum  caleg PKS dijatuhi vonis majelis hakim terkait kasus pidana pemilu.

“Walaupun dijatuhi vonis, namun KPU belum terima rekomendasi dari Bawaslu Bukittinggi terkait Mirawati Nurmatias caleg PKS tersangkut kasus pidana pemilu,”kata Ketua KPU Bukittinggi, Benny Azis ketika dihubungi dari Padang.

Ia menjelaskan, KPU menunggu rekomendasi bawaslu sesuai dengan pasal 286 ayat 2 UU no.7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

KPU menunggu rekomendasi dari bawaslu terhadap yang bersangkutan untuk dicoret di dct, kemudian kpu melakukan pleno perubahan surat keputusan ttg penetapan dct dan yang bersangkutan di coret sebagai calon.

   Dicoret bukan di surat suara, tetapi keikutsertaannya yang dicoret. “Nantinya saat pencoblosan yakni pada 17 April 2019 nama caleg tersebut diumumkan oleh KPPS di TPS,”jelas dia.

    Caleg PKS Mirawati Nurmatias dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemilu. Majelis Hakim menjatuhkan vonis hukuman pidana penjara tujuh bulan dengan masa percobaan selama setahun dan denda Rp10 juta.

Mirawati divonis bersalah dalam sidang Senin (18/2/2019) lalu. Dalam Amar Putusannya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi yang dipimpin Hakim Ketua Said Hasan bersama Hakim Anggota Maria Mutiara dan Dewi Yanti menyatakan, terdakwa Mira melanggar pasal 521 jo pasal 280 ayat (1) huruf h UU RI No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu serta UU No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

Mirawati caleg PKS nomor urut 3 dapil  DPRD Kota Bukittinggi wilayah Dapil Mandiangin Koto Selayan.

    Sebelumnya, Bawaslu Kota Bukittinggi menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan terdakwa berupa membagikan bahan kampanye di sertai jilbab saat Festival Sulam 1.000 Kerudung dalam rangka peringatan hari jadi Kota Bukittinggi, di Lapangan Wirabraja Kodim 0304 Agam pada 10 Desember 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas