Kriminal Mengganas Lagi, Rampok Asal Palembang Beraksi di Simpang Kapuak Mungka Limapuluh Kota

Kriminal Mengganas Lagi, Perampok Asal Palembang Beraksi di Limapuluh Kota

Kriminal Mengganas Lagi, Perampok Asal Palembang Beraksi di Limapuluh Kota

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Perampok asal Palembang Sumatera Selatan Kamis (11/6) sekitar Pukul 17. 30 WIB sore beraksi di Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota. Pedagang H Elfa Nesa (39) asal Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi korbannya usai mengambil uang tabungannya di Bank BNI Kota Payakumbuh.

Korban yang menggunakan mobil Pick-Up, baru saja sampai di rumahnya di Simpang Kapuak, Mungka. Baru saja mobil diparkir oleh korban dan masuk ke dalam rumah, tiba-tiba saja pintu mobil sudah dibuka oleh dua pelaku sambil membawa tas berisi uang senilai Rp120 juta yang masih berada dalam mobil dengan kenderaan roda dua jenis FU dengan nomor polisi BL 4981 QK.

Saat itu aksi dua pelaku yang kemudian diketahui bernama AL (41) dan rekannya  N (30), terlihat oleh warga sekitar rumah Elfa Nesa. Tidak menunggu lama, warga masyarakat mendengar jeritan minta tolong dari korban. Wargapun melakukan pengejaran terhadap dua rampok yang lari ke arah Nagari Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh.

Massa dengan menggunakan motor terus mengejar sehingga dua rampok berhenti diduga motornya kehabisan bensin, sehingga meninggalkan motornya dipinggir jalan kemudian keduanya lari berpencar ke dalam hutan Bukik Taeh.

Mengetahui kedua perampok itu lari ke dalam hutan, masa yang sudah panas dan mulai ganas terus mengejar, sehingga sekelompok masa berhasil mendapatkan AL dan langsung mengeroyok tersangka hingga babak belur, bahkan dari kepala tersangka mengalir darah segar, bibirnya lebam dan leher tersangka gores tapi tidak berdarah, hingga tersangka dilarikan ke RSUD Adnan WD Payakumbuh.

“Beruntung polisi cepat melerai tindakan massa, sehingga berhasil dilarikan ke RSUD Adnan WD untuk mendapatkan pertolongan medis dari luka di badan tersangka. Namun rekannya N, sampai kini masih kita buru karena berhasil lari ke tengah hutan,” jelas Kapolres Limapuluh Kota AKBP Tri Wahyudi, melalui Kasat Reskrim AKP Amral, di RSUD Adnan WD Payakumbuh sekitar pukul 23.00 WIB tengah malam kepada wartawan.

Disampaikan Kasat, kronologis kejadian awalnya bermula, saat korban diintai oleh 4 kawanan rampok asal Palembang. Saat korban mengambil uang dengan jumlah banyak di Bank BNI Cabang Kota Payakumbuh di Simpang Kasda sekitar Pukul 14.00 Wib. Satu dari kawanan rampok itu berinisial D (35) yang sempat masuk Bank melihat korban mengambil uang, hingga melakukan pengintaian kemana arah korban.

“Tiga rekannya masing-masing AL, N, dan A (35), menunggu di luar Bank dengan dua motor Satria FU dan Jupiter, saat korban kelur bank dan mulai melaju maka tersangka AL dan N menggunakan motor Satria FU lansung mengikuti dari belakang, dan dua temannya masing-masing D dan A menunggu di Bank,” papar Kasat Reskrim Limapuluh Polres Kota AKP Amral.

Namun, karena AL dan N, lama kembali sehingga dua rekannya D dan A sudah tidak berada di tempat, diduga keduanya juga sudah lari.

“Kita terus melakukan pengejaran terhadap keduanya hingga tengah malam ini,” sebut kasat.

Dari pengakuan AL kepada pihak polisi, mereka berangkat dari  Palembang dengan menggunakan dua motor dan sampai di Bukittinggi pada Selasa (9/6). D, lansung mengajak ke Payakumbuh dan mengatur skenario untuk melakukan perampokan.

“Kami sudah dua hari di sini, D yang membawa dan mengatur skenario perampokan ini,” jelas tersangka AL kepada Polisi saat di RSUD Adnan WD.

AL yang tinggal di Jalan Pahlawan nomor 63 Lingkungan 4, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Oki Palembang, sehari hari bekerja sebagai sopir. Sedangkan rekannya N, merupakan mahasiswa di Kayu Agung, Palembang, dan dua rekannya D dan A, juga berasal dari tempat yang sama, Palembang.

Bermalam di Hutan

Sementara kawan AL, saat melakukan aksi N, berhasil diamankan warga bersama pihak kepolisian pada pagi Jumat (12/6), saat N, keluar dari hutan untuk mencoba membaur dengan masyarakat dan mencari jalan kabur. Namun, karena pihak kepolisian terus melakukan pencarian dibantu masyarakat hingga pagi hari, berhasil mengamankan pelaku N.

“Kita amankan pelaku satu lagi, N setelah keluar dari hutan. Kemudian Polisi bersama-sama masyarakat berhasil menemukannya pagi hari saat hendak keluar dari hutan, Taeh Bukik,” jelas Kasat Reskrim, AKP Amral.

Dari pengakuan pelaku, N dirinya sejak lari ke dalam hutan pada Kamis sore, masuk ke dalam hutan dan sempat tidur di rerumputan hutan.

“Tidur di rumput, tidak ada makan. Kalau takut gak. Pagi mau keluar saya bertanya kepada masyarakat dan tiba-tiba sudah diamankan oleh masyarakat,” akunya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*