Kunjungan Kerja Pansus I dan II DPRD Kota Payakumbuh, Dua KAN Setuju Ranperda Inisiatif Ditetapkan Menjadi Perda

Kantor DPRD Kota Payakumbuh

Kantor DPRD Kota Payakumbuh

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Tiga buah Ranperda Inisiatif yang dilahirkan DPRD Kota Payakumbuh untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) mendapat dukungan penuh dari jajaran Pemko, masyarakat Pengurus dan Anggota Kerapatan Adat Nagori (KAN) Koto Nan Ampek dan KAN Air Tabik.

Hal itu terbukti saat Panitia Khusus (Pansus) I dan II DPRD kota Payakumbuh melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Jajaran Pemko, KAN Koto Nan Ampek dan KAN Air Tabik, Senin (5/12).

Menurut Ketua Pansus I, Ahmad Zifal dan Ketua PAnsus II, Hendri Wanto. S.Sos, sebelum ketiga Ranperda Inisiatif DPRD itu ditetapkan menjadi Perda dalam rapat paripurna pengambilan keputusan 10 Desember 2016 mendatang, Pansus I dan II sudah menerima masukan dari berbagai lembaga masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.

“Intinya, semua pihak, seperti Lurah, KAN, jajaran Pemko setuju ketiga Ranperda Inisiatif itu ditetapkan menjadi Perda,” ujar Ketua Pansus I Ahmad Zifal dan Ketua Pansus II Hendri Wanto. S.Sos, usai turun ke lapangan terkait pembahasasn Ranperda tersebut.

Khusus terhadap Ranperda Tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Rabies, Ranperda Tentang Perubahan Kedua atas Perda Nomor 20 Tahun 2011, Ranperda Tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Pengujian Kendaraan Bermotor, Ranperda Tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Payakumbuh Tahun 2016-2036, katanya, Pansus I sudah menerima masukan dari jajaran Jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.

Hal senada, dikatakan Ketua Pansus II, Hendri Wanto. S.Sos, Menurutnya, Pansus II yang turun ke lapangan bertatap muka lansung dengan Pengurus KAN Koto Nan Ampek dan Pengurus KAN Air Tabik yang membahas Ranperda Pedoman Pemberian Nama Jalan dan Fasilitas Umum, Ranperda Tentang Pemberdayaan Pelestarian Adat Nagori dan Ranperda Tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, pada prinsipnya mendapat dukungan dari kedua lembaga tersebut.

“Terkait Ranperda Pedoman Pemberian Nama Jalan dan Fasilitas Umum, Ranperda Pemberdayaan Pelestarian Adat Nagari serta Ranperda Tentang Lembaga Kelurahan Kemasyarakatan harus mengadung historis dan kearifan lokasl masing-masing,” pinta ninik mamak itu berharap.

Tak hanya itu, ulas Hendri Wanto, Pengurus KAN itu juga memberikan apresiasi kepada DPRD, karena sudah berhasil melahirkan Ranperda Inisiatif yang selama ini belum pernah dilakukan DPRD Payakumbuh.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*