Kunto: Tidak Zaman Lagi Metode Bakar Lahan

    Padang-today.com – Komandan Korem 032 Wirabraja Sumbar, Brigjen TNI,Kunto Arief Wibowo menekankan masyarakat Sumbar untuk tidak lagi melakukan pembakaran lahan.

   “Metode pembakaran ini tidak zamannya lagi dilakukan masyarakat,”imbuh Kunto Arief Wibowo setelah membuka Lomba PBB tingkat pelajar se-Sumbar.

    Menurut Kunto, sekarang yang dipikirkan bagaimana stekholder bertanggungjawab dalam pengelolaan lahan. Bertanggung jawab pada kemampuan bidangnya dalam pengelolaan lahan agar masyarakat tidak bakar lahan dan hutan.

     Sehingga masyarakat tidak lagi melakukan kemampuan diluar batas yakni membakar lahan tidak produktif,”ujar dia.

    “Edukasi kepada masyarakat untuk peduli terhadap kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi di sejumlah wilayah penting disebarluaskan,”ujar dia.

    Kunto menyatakan, kebakaran hutan dan lahan berdampak pada rusaknya ekosistem dan musnahnya flora dan fauna yang tumbuh dan hidup di hutan.

    “Asap yang ditimbulkan juga menjadi polusi udara yang dapat menyebabkan penyakit pada saluran pernafasan seperti Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronik,”kata dia.

Selain itu, lanjut Kunto Arief Wibowo asap bisa mengganggu jarak pandang, terutama untuk transportasi penerbangan. Hal ini berdampak besar terhadap nilai ekosistem.

     Terkait terjadinya terbakar lahan dan hutan di Pekanbaru, Kunto menyatakan jajaran Korem Sumbar mengirimkan ratusan prajurit TNI bantu padamkan api.

“Selain itu Kodim-kodim di Sumbar membagikan masker pada masyarakat antisipasi penyakit ISPA akibat kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Sumbar,”imbuhnya.

    Untuk titik api di wilayah Sumbar tambah Kunto juga ditemukan ada titik api. Berdasarkan data pada Selasa (17/9) ada sekitar 8 titik api.

“Titik api ini berada di sejumlah perbatasan dengan Sumbar,”terang Kunto.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas