Lagi Tidur-Tiduran Lima Anak Punk Dicokok Satpol PP

Lima anak punk yang diciduk, saat berada di Markas Satpol PP di lapangan Poliko, Senin.

Lima anak punk yang diciduk, saat berada di Markas Satpol PP di lapangan Poliko, Senin.

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Karena menggelisahkan masyarakat, akhirnya lima anak punk yang tengah tidur-tiduran di dalam rumah milik Doni Hidayat, di komplek Perumahan Chedoh Kelurahan Koto tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat, diciduk Satpol PP Payakumbuh, Senin (20/10), sekitar pukul 11.00 WIB. Kelima anak punk, dua laki-laki dan tiga wanita berusia belasan tahun itu, dibawa ke Markas Satpol PP di lapangan Poliko Payakumbuh.

Saat ditangkap anggota Satpol PP dipimpin Kasi Ops. Dipa Persada, kelima anak punk dimaksud tengah tidur-tiduran di dalam sebuah kamar, dengan pakaian lengkap di badan. Hanya saja, kehadiran kelima anak punk itu yang sudah beberapa hari keluar masuk lingkungan perumahan, mengundang warga setempat curiga. Sementara, pemilik rumah bersangkutan tengah berada di luar kota. Rumah tersebut hanya ditempati puteranya, Peru (19) yang merupakan kawan dari empat anak punk lainnya.

“Mereka terpaksa kita amankan di Markas Satpol PP, karena sudah menganggu ketentraman warga Perumahan Chedoh. Selanjutnya, orang tua anak punk tersebut akan dipanggil, untuk membawa anak-anaknya pulang. Kalau orang tuanya tak datang, kita akan tahan terus anak punk ini di markas,” sebut Kasatpol PP Fauzi Firdaus, Senin

Empat anak punk lainnya yang diamankan petugas Satpol PP itu, masing-masing Pandi, (20), Wulan (17) dan Dara (18) dan Rahmi (18). Keempatnya, mengaku bertempat tinggal di daerah Limapuluh Kota dan di Kecamatan Payakumbuh Utara dan Payakumbuh Barat.

Saat diinterogasi petugas, kelima anak punk itu mengaku tidak macam-macam di atas rumah tersebut. Tapi, mereka mengakui tinggal serumah, karena ingin menjalani kehidupan anak punk.

”Kami tak pernah macam-macam pak,” kata mereka.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*