Lakukan Pengabdian Jarak Jauh, llmu Gizi Lokus Stunting

Kader mengikuti kegiatan

Kader mengikuti kegiatan

Pemeriksaan Suhu Tubuh

Dosen Ilmu Gizi Unand Hafifatul Auliya, SKM MKM

Dosen Ilmu Gizi Unand Hafifatul Auliya, SKM MKM

Pemantauan Kegiatan

Pemantauan Kegiatan

Lima Puluh Kota, PADANG-TODAY.com-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu kabupaten baru yang menjadi lokus stunting (anak pendek) di Provinsi Sumatera Barat setelah Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Solok.

Puskesmas Kototinggi yang terletak Kecamatan Gunuang Omeh dengan jarak 165 km dari ibu kota provinsi. Tiga nagari di wilayah kerja pusksesmas ini merupakan nagari lokus stunting.

Untuk itu, salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan oleh dosen prodi ilmu gizi Universitas Andalas yaitu Hafifatul Auliya Rahmy, SKM MKM melakukan pelatihan kader tentang pemberian makan anak dan balita. Pengabdian yang dilakukan selama 4 hari mulai dari ToT Tenaga Pelaksana Gizi, Staff Kesehatan Puskesmas sampai pelatihan kader pada tanggal 12-13 & 11-12 Agustus 2020 lalu.

Metode pelatihan adalah dengan jarak jauh (daring) dengan fasilitator dari NGO GAIN (Global Alliance for Improvend Nutrition) dengan menggunakan model Emo-Demo.

Fasilitator terdiri dari Wiwik Sulistyorini & Pipit Sri Wahyuni (GAIN Training Coordinator), Akbar Cendia & Suci Ferdiana (Master of Trainer Kota Surabaya) dan Kukuh Prayitnaning Adi (Master of Trainer Kabupaten Jember) yang berada di berbagai lokasi di Provinsi Jawa Timur.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini adalah Risti Kurnia Dewi, S.Gz, M.Si, Firdaus, SP, M.Si dan Dr. Denas Symond, MCN yang juga merupakan Ketua Pusat Studi Global Health Universitas Andalas yang berlokasi di Kota Padang.

Perwakilan kader dari tiga nagari lokus stunting sebanyak 15 orang mengikuti kegiatan ini dari Puskesmas Pembantu yang terletak di Nagari Talang Anau. Kegiatan yang dilaksanakan pada masa pandemi ini tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti pemeriksaan suhu, cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.

Pelatihan ini dapat memberikan penguatan kapasitas kader dalam memberikan edukasi kepada ibu balita terutama tentang pola asuh makan dengan menggunakan metode emo-demo.

Dosen Tim Pengabdian mengirimkan properti yang digunakan untuk praktek oleh kader di lokasi tempat kader berada. Terlepas dari suksesnya pelaksanaan pengabdian jarak jauh ini terdapat kendala utama dari jaringan internet saat menggunakan aplikasi zoom meeting dalam pelaksanaan kegiatan ini.(rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas