Langgar Larangan, Bawaslu Tertibkan Ratusan APK Liar

Padangpanjang—Selama tiga kali tahapan penertiban di lapangan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padangpanjang bersama pihak KPU dan Dinas Pol PP telah menertibkan sedikitnya 197 Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif (calleg).

Ketua Bawaslu Kota Padangpanjang, Santina menyebut meski pihaknya telah melakukan pendekatan dengan menyurati partai politik (parpol) terkait ketentuan pemasangan alat peraga, masih ditemukan adanya pelanggaran dari personal calleg yang melanggar aturan. Di antaranya masih ditemukan adanya APK yang dipasang pada tiang listrik, pohon dan bahkan zona merah serta angkutan umum.

“Selain telah melakukan pendekatan dengan menyurati agar APK pada titik terlarang untuk dibuka oleh personal bersangkutan, kami juga menertibkan langsung bagi yang mengabaikannya. Tidak hanya calleg kota, kita juga menertibkan APK calon anggota DPD yang terpasang di Zona Merah di kawasan Jalan Sutan Syahrir Silaingbawah,” tutur Santina.

Dikatakan Santina, APK yang ditertibkan juga terdapat dalam kategori liar karena adanya laporan dari partai terhadap terkait disain alat peraga. Hingga saat ini disebutkannya masih terdapat sejumlah calleg yang menyampaikan desain APK ke KPU.

Penertiban APK dan Bahan Kampanye (BK) calleg DPRD Kota, Provinsi, DPR RI dan DPD yang dilakukan tim gabungan Bawaslu bersama Pol PP sejak 9 Januari lalu, tercatat sebanyak 8 unit spanduk, 10 baliho, 3 banner, 50 poster dan 125 sticker serta 1 umbul-umbul.

“Sebelum melakukan penertiban, kita tetap melakukan pendekatan terhadap parpol calleg terkait untuk melakukan pemasangan APK dan BK di tempat-tempat yang telah ditentukan. Jika dalam pengawasan ditemukan, kita akan tindak langsung dengan melakukan pembongkaran,” tegas Santina.

Sementara terkait dengan pemasangan alat peraga di angkutan umum, khususnya one way, Bawaslu telah berkoordinasi dengan jajaran Panwaslu Kecamatan guna mendata ulang di setiap kendaraan umum.

“Beberapa waktu lalu kita juga sudah menyurati parpol dan sejumlah calleg membuka alat peraga mereka yang dipasang di angkutan umum. Namun sejumlah one way juga terlihat ada yang baru dipasang,” pungkas Santina ketika mengawas pelaksanaan rekam KTP warga binaan Rutan Kelas II B Padangpanjang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas