Larikan Kotak Infak, Dua Pemuda Diringkus

Dua Tersangka Pencuri Kotak Indak di Pakandangan, Padangpariaman.

Dua Tersangka Pencuri Kotak Indak di Pakandangan, Padangpariaman.

Advertisements

PADANGPARIAMAN,PADANGTODAY.COM-Kotak infak amal masjid Raya Pincuran Tujuah Nagari Pakandangan raib disantron maling bermobil. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di wilayah hukum Polres Padangpariaman.

Dua orang lelaki pengangguran ini, langsung diamuk masa di depan Masjid Raya Pincuran Tujuah, Kenagarian Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, karena diduga mengupak kotak infak masjid setempat. Akibat kedua pelaku ini, masyarakat setempat langsung geram dengan mengeroyok kedua laki-laki tersebut, ke dua orang lelaki masing-masin berinisial A (40) dan M (29) babak belur diamuk masa.

Ke dua orang tersangka mengaku berasal dari Kampung Jawo Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok. Namun, dari dua orang tersangka satu orang sempat kabur dari sergapan masa. Tetapi, satu tersangka A berhasil diamankan di lokasikan kejadian. Sedangkan M diamankan setelah diburu ke Kota Padang.

Saat ini ke dua orang tersangka telah meringkuk dalam ruangan tahanan Mapolres Padangpariaman. Bahkan satu unit mobil Avanza BA 1984 HC juga diamankan di Mapolres Padangpariaman.

Kapolres Padangpariaman AKBP Rudi Yualianto SIk dan AKP J Hendro ( Kasat Reskrim ) ketika menjawab pertanyaan wartawan, membenarkan, kemarin kasus penangkapan dua orang lelaki, karena diduga mengupak kotak infak masjid Raya Pencuran Tujuah Nagari Pakandangan.

“Sekarang ke dua orang tersangka tersebut telah kita amankan dalam ruangan tahanan Mapolres Padangpariaman. Bahkan satu unit mobil yang dipergunakan ke dua orang berserta uang kotak infak yang dicuri tersangka sebanyak Rp 1,695 800 juga telah kita amankan untuk proses lebih jauh,” katanya.

Dijelaskan, berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, saat itu dua orang tersangka pura-pura akan melaksanakan shalat Zuhur di Masjid Raya Pincuran Tujuah Pakandangan. Namun sebelum tersangka melaksanakan aksinya terlebih dahulu, salah seorang tersangka melihat kiri kanan untuk memastikan orang tidak. Setelah melihat orang tidak ada, tersangka langsung beraksi.

Aksi tersangka diketahui masyarakat sekitar. Melihat kondisi demikian masyarakat langsung memperhatikan semua tindakan tersangka. Setelah tersangka berhasil mengupak kotak amal masjid, masyarakat langsung menangkapnya, jelasnya.

Entah siapa yang melaporkan, tambah Kapolres, tiba-tiba masyarakat telah banyak sampai di lokasi ke dua orang. Saat itulah masa mengamuk kepada ke dua orang tersangka. Akibatnya, ke dua orang tersangka babak belur dihajar masa.

Selain itu, satu orang tersangka M berhasil kabur dari sergapan masa. M Berhasil kabur bersama satu unit mobil Avanza ke arah Kota Padang. Sedangkan A berhasil ditangkap dan diserahkan kepada Polres Padangpariaman. “Dengan tertangkapnya A, kita langsung melakukan pengembangan kasus. Akhirnya, tersangka M berhasil kita tangkap di Kota Padang, setelah A menelpon M dan mengaku berhasil meloloskan diri,” ujarnya.
Adapun katanya, dengan menelpon tersangka A, M langsung mendatangi A yang mengaku berada di jalan depan kampus Universitas Negeri Padang (UNP). Setelah M sampai di depan UNP langsung ditangkap polisi.

Kemudian, Setelah tertangkap langsung digiring ke Mapolres Padangpariaman. “Sekarang ke dua orang tersangka dalam proses pemeriksaan penyidik untuk pengembangan kasus lebih jauh,” tandasnya mengakhiri. (herry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*