Leo Memastikan Dari Golkar Tidak Ada Hak Angket Untuk Menkum HAM

PATRAI GOLKAR

PATRAI GOLKAR

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Partai Golkar kubu Munas Ancol tidak sepakat dengan pemberian hak angket DPR kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Golkar pimpinan Agung Laksono ini tegas akan memberikan sanksi berupa pemecatan kepada anggota fraksi Golkar yang ikut menggulirkan hak angket.

Ketua DPP Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan menyatakan pihaknya sudah peringatkan loyalis Aburizal Bakrie (Ical), Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk tidak meneruskan hak angket. Bambang Soesatyo diketahui merupakan salah satu inisiator hak angket.

“Saya pastikan dari Golkar tidak ada hak angket untuk Menkum HAM. Saya sudah sampaikan kepada Bamsoet sebagai inisiator, ayo balik arah, mari kita sadar, pimpinan sekarang sudah berubah, Anda harus taat hukum, balik arah atau kita PAW (Pergantian antar Waktu alias pecat dari DPR),” kata Leo di Kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Selasa (17/3).

Sementara itu, ketika ditanya apakah Bamsoet masuk ke dalam kepengurusan Golkar pimpinan Agung Laksono, yang sudah didaftarkan ke Kemenkum HAM, Leo mengaku lupa. Menurut dia, banyak nama dari kubu Ical yang sudah dimasukkan sebagai pengurus Golkar pimpinan Agung Laksono.

“Saya lupa namanya (Bamsoet) ada atau tidak,” katanya.

(rnd/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*