Lestarikan Cagar Budaya Bawah Air Indonesia Dengan Meningkatan Keterampilan SDM

sdmJakarta, PADANGTODAY.com – Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menyelenggarakan kegiatan International Capacity Building on Safeguarding the Underwater Cultural Heritage di Makassar-Selayar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pelestari cagar budaya bawah laut.

Advertisements

Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 September sampai dengan 5 Oktober 2014 ini, selain diikuti oleh peserta dalam negeri juga diikuti oleh peserta yang berasal dari luar negeri, yaitu dari Thailand, Filipina, Kamboja, dan Laos. Kegiatan ini juga melibatkan instruktur dan teknisi dari dalam dan luar negeri.

“Kita harapkan kedepannya dengan tenaga yang semakin banyak, ada desain penelitian yang lebih sistematis untuk melestarikan cagar budaya bawah air,” ujar Kacung Marijan, Direktur Jenderal Kebudayaan pada konferensi pers di kantor Kemdikbud, Jumat (19/09/2014).

Kegiatan ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu teori dan praktik lapangan, dengan persentase lebih banyak pada kegiatan praktik lapangan. Peserta juga akan mendapatkan pelatihan penggunaan teknologi yang bermanfaat untuk kegiatan eskavasi bawah air. Untuk penyampaian teori akan dilaksanakan di Makassar, sedangkan kegiatan lapangan akan dilaksanakan di Selayar.

Lokasi pelatihan tepatnya di Situs Tile-tile atau Bonto Sikuyu yang berada di sebelah barat muara sungai Sangkulu-kulu dengan jarak 0,5 mil laut dari pantai dan 3,78 mil laut dari dermaga kota Banteng Selayar. Lokasi ini kaya dengan cagar budaya bawah air berupa sebaran keramik.

“Dengan kegiatan yang lebih sistematis, pelestarian cagar budaya bawah air bisa jauh lebih baik,” ujar Kacung. Ia juga berharap melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM, maka cagar budaya bawah air di Indonesia dapat terlestarikan dengan baik. (md/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*