Lima TBM Inklusi Sosial Hasilkan Produk Istimewa

Padangpanjang, TODAY–  Dari 14  Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Padangpanjang, lima di antaranya adalah TBM berbasis inklusi sosial. Mereka mampu menghasilkan produk di samping menjadi wadah  pembelajaran bersama untuk mengembangkan potensi masyarakat.

Advertisements

“Kelima TBM ini, di antaranya Mak Rame yang bertempat di Bukit Surungan, Kelok Kreatif di Padang Kelok (Ngalau), Saiyo di Sigando, Sahabat Bukit Tui di Koto Panjang dan  Gumala Kreatif di Guguk Malintang,” ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Alvi Sena, ST, MT kepada Kominfo, Jumat (15/1).

Dijelaskannya,  selain menyediakan bahan bacaan untuk menggali informasi dan pengetahuan, pihaknya juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan, yang bertujuan untuk pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat.

“Setiap TBM ini sudah difasilitasi DPK untuk bisa juga mengembangkan  seni budaya di wilayah mereka. Seperti TBM Bukit Tui, mereka lagi mengembangkan seni teater, Saiyo dengan melukis, Mak Rame dengan tari, Kelok Kreatif mendongeng, Gumala Kreatif dengan randainya,” sebut Alvi.

Selain itu, katanya lagi, TBM-TBM ini juga memiliki keistimewaan masing-masing. Seperti Bukit Tui, mereka bisa menghasilkan kerajinan dan barang berguna dari barang bekas. TBM Saiyo terkenal dengan membuat pizza, Kelok Kreatif dengan disain mode, Mak Rame dengan rajutnya, dan  Gumala Kreatif dikenal dengan batiknya.

Untuk tahun 2021 ini, kata Alvi, DPK  akan membuat perlombaan sesuai dengan diajarkan fasilitator di setiap TBM. Seperti lomba fotografi, pengelolaan administrasi TBM dan lainnya.

“Nanti ada sekitar 20 lomba yang akan kami adakan. Setiap perlombaan akan diberi poin bagi pemenang. Setiap poin bernilai 1,5 juta. Yang terbanyak mengumpulkan poin, akan menjadi pemenang utama,” tuturnya. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*