Lintau Buo Berbenah Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional Ke 40 Tingkat Kabupaten

Fhoto : Koordinasi Panitia MTQ Tingkat Kabupaten Tanah Datar, Tokoh Masyarakat Lintau Buo dengan Wakil Bupati Zuldafri Darma terkait persiapan Kecamatan Lintau Buo menjadi tuan rumah MTQ N Ke 40, Kamis (31/05/18).(ddy)

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Sukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-40 Tingkat Kabupaten Tanah Datar, Kecamatan Lintau Buo terus berbenah persiapkan diri menjadi tuan rumah MTQ yang akan dilaksanakan dari tanggal 2 sampai 6 Juli 2018 mendatang.

MTQ yang direncanakan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno itu, persiapan sudah mencapai 70 persen dan pelaksanaan perlombaan nantinya akan menggunakan e-MTQ.

Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana MTQ N Ke 40 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Zulkifli didampingi Wakil Ketua LPTQ Afrizon, Wali Nagari Tigo Jangko Indra Gunalan, Ketua KAN dan beberapa tokoh masyarakat setempat kepada Wabup Tanah Datar Zuldafri Darma di ruang kerjanya, Kamis (31/5/2018) siang.

Zulkifli mengungkapkan, sebagai tuan rumah, Lintau Buo sudah mempersiapkan 11 masjid, 3 surau dan 4 sekolah sebagai lokasi perlombaan untuk 11 cabang dan 39 golongan lomba.

“Untuk pemondokan peserta kita siapkan 28 rumah penduduk, sedangkan dewan juri dan panitia lainnya juga akan disediakan fasilitas,” ungkap Camat Lintau Buo ini.

Menyinggung target kontingen Lintau Buo pada ajang MTQ N tahun ini, Zulkifli mengungkapkan sebagai tuang rumah Lintau Buo akan berusaha untuk masuk 5 besar, meskipun pada tahun 2016 lalu, kafilah Lintau Buo berada pada peringkat ke 10.

Sementara itu Wabup Zuldafri yang  menanggapi laporan ketua pelaksanaan MTQ N ke 40, jika ia merasa optimis jika pelaksanaannya akan berjalan sukses.

“Kita percaya dan yakin pelaksanaan MTQ dengan sistem elektronik akan berjalan sukses, karena masyarakat Lintau Buo adalah masyarakat yang mempunyai semangat bekerja dan bekerjasama sangat tinggi,” ujar Wabup.

Wabup Zuldafri menyampaikan, pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini, dan mampu melahirkan Qori dan Qoriah yang handal dan bisa mengharumkan nama Tanah Datar di ajang lebih tinggi.

“Kompetisi yang sehat, adil dan jujur akan ciptakan juara yang bermutu dan mampu bersaing, serta mampu menunjukan prestasi jika Tanah Datar memang pencipta Qori dan Qoriah terbaik di Sumatera Barat,” pungkas Zuldafri.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas