Lubuak Bangku Nyaris Meledak, Satu Mobil Tangki LPG Disandera Perempuan Bugil

Mobil Elpiji yang disandera perempuan bugil di Lubuak Bangku Rabu (1/4) dinihari.

Mobil Elpiji yang disandera perempuan bugil di Lubuak Bangku Rabu (1/4) dinihari.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Satu unit mobil tangki LPG bermuatan penuh nyaris meledakkan Lubuak Bangku dan sekitarnya Rabu (1/4) dinihari. Sekitar pukul 1 dinihari seorang perempuan stres yang menumpang kendaraan berplat nomor polisi BA 9949 FU itu berulah lagi. Perempuan berumur 30-35 tahun itu, sebelumnya dikabarkan pernah berbuat hal yang sama pada sebuah kendaraan pick-up L300 yang membawa sayur-mayur ke arah Pekanbaru tepatnya di depan rumah makan Pauah 9.

”Kali ini, perempuan itu, menumpang mobil LPG dari Bangkinang. Si sopir M, tentu menumpangkannya. Katanya, hendak ke Payakumbuh. Awalnya, naik di Bangkinang dengan gaya baik-baik dan sopan,” cerita Datuak Syaiful, salah seorang pemilik rumah makan di Lubuak Bangku tersebut, kepada Padang Today.

Makin dekat dengan Sumbar, perilaku si perempuan makin berubah. Satu per satu pakaiannya dilepas dan dibuang ke jalan. Lewat dari Kelok 9, pakaiannya ”lucuih” alias habis. Ia tak berbusana. Si sopir yang kurang memperhatikan gelagat si perempuan terkejut alang kepalang.

Di kawasan Lubuak Bangku, si perempuan yang ternyata membawa sebilah pisau kemudian mengancam si sopir. Jika tidak dipinggirkan kendaraan tangki LPG itu, si perempuan mengancam menggunakan pisau di tangannya dan akan meledakkan tangki LPG.

Jelas, si sopir cemas alang kepalang. Sontak mobil tambun dan besar itu ia menekan rem kuat-kuat dan mendadak. Ia berhenti tepat di seberang kedai Datuak Syaiful. Pemilik kedai pun heran. Ia kemudian menyambut si sopir yang terangah-engah dan ketakutan. Warga sekitar panik mendengar kabar mobil tangki berhenti dan akan meledak itu.

”Ado padusi gilo di ateh oto Ambo. Pintu dikucinyo. Nyo bapisau (ada perempuan gila di atas mobil saya. Pintu mobil dikuncinya),” ujar M si sopir LPG kepada warga sekitar yang ramai mengelilinginya.

Para pengunjung rumah makan di kawasan tempat berhenti kendaraan segala jenis itupun panik. Mereka bersama para pemilik warung dan warga mulai menjauh. Kendaraan-kendaraan pribadi pun ikut menyingkir.

Aparat kepolisian belum juga tiba. Sementara, si perempuan mulai mencak-mencak di atas mobil. Untunglah, satu setengah jam kemudian Kanit Sabhara Polres Limapuluh Kota Winardo bersama para anggota kepolisian lainnya muncul. Mereka segera berkoordinasi. Operasi penyergapan perempuan bugil, stres, dan bersenjata tajam di mobil besar terkunci itu dilakukan.

Warga menyasikan dengan cemas. Drama penyergapan berlangsung sekitar lima belas menit. Pintu mobil dicongkel. Si perempuan disergap polisi. Untung saja tidak ada korban senjata tajam yang diegang si perempuan.

”Perempuan itu telah diamankan di Polres. Kali kedua ia berbuat seperti itu. Namun, kali ini kami sangat cemas bin pasrah. Jika meledak, mobil LPG itu, habislah Lubuak Bangku dan kami sekeluarga,” ujar Datuak Syaiful mulai tenang.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*