M. Sugindo, Operasi Zebra Berakhir, Tidak Menggunakan Helm Dominan

Padang-today.com__Masih banyak pengguna kendaraan roda dua tidak menggunakan helm menjadi pelanggaran lalu lintas terbanyak sepanjang Operasi Zebra berakhir di wilayah hukum Polres Pariaman.

IPTU M. Sugindo, Kasat Lantas Polres Pariaman mengatakan perihal itu, dikatakannya tren pelanggaran lalu lintas meningkat tahun 2019 dibandingkan 2018.

“Pelanggaran dalam operasi zebra kali ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2018 sebanyak 653 surat tilang, sedangkan tahun 2019 sebanyak 873. Untuk teguran pada operasi zebra kemarin sebanyak 6 tahun sebelumnya 44 teguran,” jelas M Sugindo, Rabu 6 November 2019.

Lebih lanjut Sugindo mengatakan, jenis penindakan pelanggaran lalu lintas sepeda motor, banyak pengendara yang tidak menggunakan helm.

“Pengendara motor yang tidak menggunakan helm dalam operasi zebra tahun ini sebanyak 437. Sementara tahun 2018 sebanyak 434,” kata Sugindo.

Dia juga merinci, banyak pengendara motor yang melawan arus. “Sekitar 22 pengendara motor melawan arus, tahun sebelumnya cuma sebanyak 19,” sebut dia.

IPTU Sugindo juga mengatakan perihal pengendara motor dibawah umur. “Tahun ini pengendara motor dibawah umur juga meningkat. Sedikitnya sebanyak 90 orang pengendara dibawah umur diamankan,” ungkap Kasat Lantas itu.

Pengendara dibawah umur dalam operasi zebra kali ini meningkat dibandingkan tahun 2018. Diketahui tahun 2018 pengendara dibawah umur yang terjaring dalam operasi zebra hanya 70. Meningkat sebanyak 20 pelanggaran.

Selain itu, Sugindo juga merinci pelanggaran lalu lintas oleh pengguna mobil. “Operasi kali ini ada sebanyak 8 pelanggaran melawan arus, sementara tahun lalu tidak ada. Ada juga kami temukan pelanggaran pengendara mobil yang tidak memakai sabuk pengaman sebanyak 3. Tahun sebelumnya cuma 9 pelanggaran,” jelas dia.

Terkait semua itu, pihak Satlantas Polres Pariaman telah menyita beberapa barang bukti pelanggaran diantaranya, SIM dan STNK.

“Tahun ini sebanyak 286 SIM yang kita amankan tahun sebelumnya cuma 193. Sedangkan STNK sebanyak 382, tahun sebelumnya hanya 158. Untuk kendaraan yang diamankan ada sekitar 205 unit, tahun sebelumnya 302 unit,” ungkap Sugindo. (herry suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas