MALAYSIA IKUT TURNAMEN BRIDGE DIGELAR A_94

 


Peserta sedangkan konsentarsi dalam mengikuti turnamen Bridge digelar alumni SMA tamatan 1994 Kota Padang.Turnamen ini memperebutkan total hadiah Rp 35 juta.Turnamen ini berlangsung selama tiga hari di Gedung Serba guna Akper Ranah Minang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Padang,Padang-today.com – Tim dari negara Malaysia mengikuti turnamen bridge tingkat Sumbar diadakan alumni SMA tamatan 1994 Kota Padang atau disebut juga A_94.

“Selaian peserta dari Kota Padang, ada juga di ikuti dari Negara Malaysia,”kata Ketua Panita Pelaksana Turnamen brigde tingkat sumbar, Dedi Suardi di Padang.

Ia menjelaskan, peserta telah mendaftar ke panitia ikut bertanding diantaranya dari Gorontalo,Kepuluan Seribu,Bangka Belitung,tim bridge Kabupaten/kota di Sumbar. Turnamen ini berlangsung selama tiga hari di Gedung Serbaguna Akper Ranah Minang.

“Turnamen Brigde ini pertama kali diadakan Alumni SMA Angkatan 94 yang ada di Kota Padang. Ini mendapat dukungan penuh dari Pengda Provinsi Gabsi Sumbar,”katanya.

Pengurus GABSI Sumbar dan rencananya iven ini akan jadi iven tahunan. Kali ini, peserta akan memperebutkan hadiah yang nilai totalnya mencapai Rp35 juta,”jelas Dedi Suhardi.

Penggagas Open Turnamen Brigde A_94, Citra Kardina menilai, apa yang diadakan teman-teman seangkatannya dari beberapa SMA di Kota Padang itu, tidak lain untuk menghadirkan kembali semangat olahraga pada masyarakat terutama olahraga Bridge.

“Kegiatan ini juga merupakan sarana untuk meningkatkan kemampuan pasangan atau tim, sehingga dapat menunjang perkembangan Bridge regional dan nasional,” ujar Citra. Iven ini dipimpin wasit bridge yang berlisensi Nasional yang ada di Gabsi Padang maupun Gabsi Sumbar.

Sementara itu, PB GABSI bidang Pembinaan, Hendra Railis menyatakan, GABSI sangat mendukung turnamen digelar para alumni SMA tamatan 1994 yang ada di Kota Padang.

“Sedikit turnamen digelar ini dapat membangkitkan gairah olahraga Bridge di Sumbar serta melahirkan atlet berbakat bisa bertanding tingkat Internasional,”katanya.

Jujur saja, tambah Hendra pertandingan Bridge ini sangat jarang diadakan di Sumbar. “Digelarnya turnamen ini akan menggariahkan kembali olahraga Brigde di Sumbar serta bisa jadi ajang cari bibit,”jelas Hendra.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat ini bakal ada ajang Bridge yakni kejuaraan antar kota di Kota Surabaya, serta kerjurnas Bridge.

“Inilah kesempatan bagi atlet bridge Sumbar ajang uji kemampuan serta seleksi awal di turnamen bridge di gelar A_94 untuk bisa bertanding di kejuaraan antar kota dan Kejurnas Brigde,”ungkapnya.

Disamping itu, lanjutnya turnamen Bridge digelar Alumni angkatan 94 ini dapat dijadikan kelender tetap oleh Pengurus GABSI Sumbar dalam rangka pencarian bibit atlet bridge.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Priyadi Syukur menyatakan, Pemprov Sumbar mensuppor turnamen Bridge ini.

“Turnamen ini sangat jarang sekali diadakan di Sumbar, sehingga sangat sulit mencari bibit atlet bridge Sumbar,”katanya.

Ia menjelaskan, Bridge Sumbar sangat jauh tertinggal dari provinsi lain, lihat saja ketika PON di Jawa Barat. Tim Sumbar jauh dari diharapkan.

“Hasil di PON Jawa Barat tahun lalu, tim Bridge Sumbar sangat tidak menggembirakan,”ungkapnya.

Kejuaraan ini sangat bagus dapat melahirkan atlet andalan Kota Padang serta Sumbar untuk bisa bertanding di PON 2020 di Papua.

Untuk mendapatkan atlet tersebut melalui proses panjang, perlu kegiatan atau kelender jelas untuk mengukur sejauh mana kemampuan atlet bridg dari Sumbar. “Turnamen ini harus kontiniu dilakukan jadi bisa menyiapkan atlet berbakat siap untuk ajang PON di Papua,”tegas Priyadi Syukur.

Priyadi berharap dalam turnamen bridge digelar alumni SMA angkatan 94 yang ada di Kota Padang harus menjunjung nilai sportivitas baik panitia,,wasit serta pemain sendiri.

“Rusaknya suatu pertandingan karena wasit tidak jujur, panitia ada memihak salah satu peserta, serta pemain bermain curang dalam pertandingan,”tegasnya.(der).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas