Maling Bobol 9 Kedai Aksesoris Di TMSBK Bukittinggi

Tim Forensik Polres Bukittinggi Sedang Olah TKP

Tim Forensik Polres Bukittinggi Sedang Olah TKP

Bukittinggi, PADANGTODAY.com – 9 buah kedai aksesoris dikawasan Taman Marga Satwa Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Minggu (7/9) dinihari dibongkar paksa oleh kawanan pencuri. Para pencuri ini membawa kabur beberapa aksesoris, genset dan tabung gas.

“Saya tersentak kaget ketika hendak membuka kedai pada pukul 07.00 wib, ketika itu saya melihat kedai sudah dibongkar paksa dengan keadaan kunci rantai pengaman pintu sudah putus dan melihat pintu sudah ternganga,” Ujar Abdul Rahman (53) salah seorang pemilik kedai aksesoris.

Kemudian Abdul Rahman masuk kedalam dan melihat beberapa barang aksesoris miliknya sudah banyak yang raib dibawa kabur oleh kawanan pencuri ini.

“Beberapa barang yang hilang, satu buah genset, tabung gas, beberapa jam tangan, tiga kotak cincin akik yang sudah diikat dan bebearapa pisau pemburu. Akibat dari kejadian tersebut kerugian ditafsir mencapai 20 juta rupiah,” ungkap Abdul Rahman.

Efrial (48), juga mengutarakan kejadian tersebut. Kedainya juga ikut dibongkar paksa oleh kawanan pencuri ini. Namun kerugiannya tidak cukup banyak.

Efrial menjelaskan bahwa kejadian ini sudah berulang ulang terjadi tapi kasus pencurian ini terus berlanjut.

“Dalam satu minggu ini sudah tiga kali aksi pencurian tersebut dilingkungan TMSBK ini,” kata Efrial.

Ia berharap kasus pencurian yang sudah berulang ulang ini supaya ditindak lanjuti dengan serius oleh pihak keamanan di TMSBK sendiri dan kepolisian.

“Kami berharap pihak yang berwajib untuk bertindak, supaya aksi pencurian ini tidak terulang lagi,” harapnya.

Kabid TMSBK, Ikbal, mengutarakan bahwa kejadian kejadian seperti ini memang sudah sering terjadi di kawasan TMSBK ini. Namun itu hanya pencurian kecil-kecil, seperti mereka mencuri rokok dan mie. Tapi kejadian kali ini sudah luarbiasa, mereka membongkar paksa 9 buah kedai para pedagang aksesoris. Padahal malamnya hingga pukul 01.00 wib pihak keamanan TMSBK sendiri melakukan patroli dan dalam keadaan aman.

“Mungkin para kawanan pencuri ini juga sudah membaca situasi dimana pihak keamanan ini dalam keadaan renggang. Dan diperkirakan mereka beraksi menjelang waktu subuh,” ujarnya.

Ikbal menambahkan, memang kondisi keamanan kita sangat terbatas. Saat ini saja, tambah Ikbal, hanya memiliki lima anggota keamanan dengan kawasan pengamanan di dua tempat yaitu kawasan Benteng For Dekock dan Taman Marga Satwa.

“Kalau untuk pengamanan yang lebih efektif kita sudah mengajukan anggaran kepada pimpinan, seperti pembelian beberapa kamera pengintai atau CCTV untuk lebih efektifnya pengamanan di kawasan TMSBK ini,” ujar Ikbal. (doni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas